Padang Pariaman, Rakyatterkini.com— Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menunjukkan keseriusan dalam mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan dengan mengambil langkah cepat.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Jakarta pada Kamis (21/5/2026) untuk menyerahkan proposal pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep asrama (boarding school) di kawasan Tarok City.
Upaya ini merupakan tindak lanjut nyata setelah sebelumnya dilakukan peninjauan lokasi pada Selasa (19/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bupati yang dikenal dengan sapaan JKA turut didampingi oleh Senior Eksekutif Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri, serta sejumlah pejabat daerah seperti Sekretaris Daerah, Kepala Bapelitbangda, dan Kepala BPKD Padang Pariaman.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama UNP. Ia menilai konsep yang diajukan selaras dengan program nasional dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan pemerataan pendidikan yang bermutu. Ia juga mengapresiasi kesiapan lahan seluas 10 hektare di Tarok City serta konsep pendidikan berbasis asrama yang telah dirancang dengan matang.
Investasi Besar dan Target Mulai 2027
Proyek pendidikan terpadu ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 250 miliar dan direncanakan mulai memasuki tahap pembangunan fisik pada tahun 2027. Sekolah ini nantinya akan mencakup jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan.
Tidak hanya fokus pada pembangunan ruang belajar, proyek ini juga dirancang sebagai ekosistem pendidikan yang lengkap dan mandiri.
Bupati John Kenedy Azis menyebutkan bahwa Sekolah Rakyat tersebut ditargetkan mampu menampung sekitar 400 hingga 1.000 siswa. Ia berharap kehadiran sekolah ini dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus menjadikan Padang Pariaman sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat.
Ia menegaskan bahwa sekolah ini tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi unggul yang memiliki kualitas, karakter, dan daya saing tinggi.
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, proyek besar ini juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luas. Kehadiran kawasan pendidikan terpadu ini diprediksi mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan UMKM di sekitarnya, serta mempercepat pengembangan Tarok City sebagai pusat ekonomi dan peradaban baru di Sumatera Barat.(da*)


