Notification

×

Iklan

Mobil Tabrak Siswa SD di Pandeglang, 2 Tewas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:33 WIB Last Updated 2026-05-02T06:33:00Z

Tangkapan layar kecelakaan maut di SDN 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah kecelakaan fatal terjadi di depan SDN Sukaratu, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis (30/4/2026). 

Peristiwa ini melibatkan mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi A 1633 BF yang diduga milik seorang pejabat dinas setempat. Kendaraan tersebut menabrak sejumlah siswa sekolah dasar yang tengah beristirahat dan membeli jajanan di depan sekolah.

Akibat kejadian tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia, yaitu seorang siswa kelas 4 dan seorang pedagang. Selain itu, enam siswa lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.20 WIB saat para siswa keluar kelas untuk jam istirahat. Situasi yang awalnya ramai mendadak berubah menjadi kepanikan setelah insiden terjadi.

Salah seorang guru, Oop, menjelaskan bahwa korban berasal dari siswa kelas 4 hingga kelas 6. Ia menyebutkan bahwa korban meninggal adalah siswa kelas 4 yang mengalami luka berat hingga terpental ke selokan setelah tertabrak.

Menurut keterangan, mobil datang dari arah timur, yakni dari Serang menuju Cipacung. Sebelum mencapai lokasi sekolah, kendaraan tersebut diduga oleng, sempat menyenggol seorang tenaga penjual, lalu menabrak para siswa yang berada di depan sekolah.

Guru lainnya, Rika, mengatakan saat kejadian para siswa sedang membeli jajanan di luar sekolah. Mobil yang melaju dari arah timur terlebih dahulu menabrak seorang sales, kemudian menghantam para siswa.

Benturan keras menyebabkan sejumlah korban terpental bahkan ada yang terseret. Beberapa siswa dilaporkan sempat berada di bawah kolong mobil setelah kejadian.

Jumlah korban meninggal kemudian bertambah setelah seorang pedagang bernama Dewi turut dinyatakan meninggal dunia. Dewi diketahui merupakan warga Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, yang sehari-hari berjualan di depan sekolah. Ia meninggalkan dua anak yang masih bersekolah di tingkat SD dan SMP.

Dari enam siswa yang sempat dirawat, empat di antaranya kini sudah diperbolehkan pulang. Sementara itu, satu pedagang lainnya dilaporkan masih dalam kondisi kritis.

Beredar kabar bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh seorang kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait identitas pengemudi maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan fakta sebenarnya dari peristiwa ini.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update