Notification

×

Iklan

Menlu Pastikan Pemulangan 9 WNI GSF 2.0 Dipantau Ketat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 04:43 WIB Last Updated 2026-05-22T21:43:00Z

Kapal berisi aktivis yang terlibat dalam gerakan Global Sumud Flotilla 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus memantau dan mengawal proses pemulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, setelah sebelumnya ditahan aparat Israel dalam perjalanan menuju Jalur Gaza.

Kesembilan WNI tersebut kini telah meninggalkan wilayah Israel dan tiba di Istanbul, Turki, pada Kamis (21/5/2026) waktu setempat, setelah dibebaskan bersama para relawan dari berbagai negara yang turut serta dalam misi kemanusiaan tersebut.

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar proses kepulangan para WNI ke Tanah Air dapat berjalan lancar dan aman.

“Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar,” ujar Sugiono melalui akun media sosial X @menlu_ri, Jumat (22/5/2026).

Ia juga menekankan harapan agar seluruh WNI dapat segera kembali ke Indonesia dalam kondisi selamat.

“Sehingga seluruh WNI dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” tambahnya.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia turut menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan aparat Israel yang disebut melakukan kekerasan terhadap para relawan kemanusiaan, termasuk WNI, saat proses penahanan dalam insiden penyergapan kapal GSF 2.0.

“Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan,” tegas Sugiono.

Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap pekerja kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip kemanusiaan serta hukum internasional.

Setelah tiba di Istanbul, para relawan, termasuk sembilan WNI tersebut, masih akan menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum dipulangkan secara bertahap ke Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update