Notification

×

Iklan

Longsor Putus Akses, 600 KK di Limapuluh Kota Terisolasi

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:45 WIB Last Updated 2026-05-13T13:23:29Z

Ilustrasi

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com – Sekitar 600 kepala keluarga yang terdiri dari kurang lebih 2.053 jiwa di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, terisolasi setelah akses jalan utama tertutup longsor dan mengalami kerusakan parah hingga membentuk lubang menyerupai sinkhole, Rabu (13/5/2026).

Kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa malam (12/5/2026). Akibatnya, satu-satunya jalur keluar-masuk nagari tidak dapat dilalui kendaraan.

Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh, Mawardi Dt Sinaro Paneh, menyebutkan bahwa ratusan kepala keluarga kini tidak bisa beraktivitas normal karena akses transportasi terputus. Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan.

Pernyataan tersebut disampaikan bersama Ketua Bamus Ustad Yulius, Bhabinkamtibmas Aiptu Rinaldi, Babinsa, serta tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, yang turun langsung ke lokasi pada Rabu pagi, mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah cepat dalam menangani kondisi darurat ini.

Menurutnya, jalan kabupaten yang menjadi jalur utama warga mengalami kerusakan serius akibat tertimbun material longsor dan amblas, sehingga tidak dapat dilalui sama sekali.

Ia menambahkan, dampak dari kondisi tersebut cukup luas, mulai dari aktivitas ekonomi yang terganggu hingga kegiatan belajar mengajar yang terhenti.

Fajar juga meminta pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat, seperti melakukan kajian cepat, membersihkan material longsor, mengevakuasi warga jika diperlukan, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Jika situasi semakin memburuk dan keterbatasan anggaran menjadi kendala, ia mendorong agar pemerintah menetapkan status tanggap darurat bencana guna memaksimalkan penggunaan dana darurat.

Selain di Situjuah Ladang Laweh, bencana serupa juga terjadi di Nagari Tungkar yang mengakibatkan sejumlah warga harus mengungsi. Meluapnya Sungai Batang Sandir atau Batang Air Pondam yang mengalir ke Batang Agam di Payakumbuh turut merendam lahan pertanian serta merusak kawasan lubuk ikan larangan.

Fajar menegaskan bahwa penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya saat kejadian berlangsung, tetapi juga melalui upaya mitigasi jangka panjang.

Ia menilai bencana hidrometeorologi yang terjadi di Limapuluh Kota berkaitan dengan kondisi ekosistem dan perubahan iklim, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update