Notification

×

Iklan

Kondisi Balita Korban Penganiayaan di Padang Mulai Membaik

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:28 WIB Last Updated 2026-05-20T06:28:00Z

Kondisi Bocah Korban Dugaan Penganiayaan di Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang balita laki-laki berusia dua tahun di Kota Padang yang sempat menyita perhatian publik kini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Korban berinisial M, yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, kini dilaporkan mulai berangsur pulih setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Peristiwa ini terungkap pada Sabtu (16/5) ketika warga menemukan bocah tersebut dalam keadaan lemah dengan sejumlah luka di tubuhnya yang diduga akibat kekerasan. Kondisinya yang memprihatinkan dan terus menangis membuat warga segera memberikan pertolongan dan membawanya untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah itu, korban sempat dibawa ke Mapolresta Padang untuk mendapatkan perlindungan. Tangisan M bahkan pecah saat berada dalam pelukan petugas kepolisian, membuat suasana haru di lokasi kejadian.

Kasus ini kemudian menjadi perhatian luas masyarakat, terlebih karena dugaan kekerasan disebut dilakukan oleh orang terdekat, yakni ayah kandung korban.

Seiring berjalannya waktu, setelah menjalani perawatan beberapa hari, kondisi M kini menunjukkan perkembangan positif. Luka-luka di tubuhnya mulai mengering dan kesehatannya terus membaik.

Saat ini, korban masih menjalani masa pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang dengan pengawasan tenaga medis.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar, Kompol Harry Andromeda, menyampaikan bahwa kondisi korban mengalami perbaikan yang cukup signifikan.

Ia menuturkan, selama perawatan, kondisi M terlihat jauh lebih bersih, terawat, dan mulai menunjukkan keceriaan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Keadaan sudah mulai terawat dan mulai ceria dibandingkan hari sebelumnya,” ujar Harry, Selasa (19/5).

Selain itu, kondisi nafsu makan korban juga mulai membaik. M kini sudah mulai makan dengan lahap, termasuk roti dan biskuit, sementara luka-luka di tubuhnya perlahan mengering.

“Korban sudah mulai banyak makan, sudah mau makan roti dan biskuit. Luka-luka yang dialaminya juga mulai mengering,” tambahnya.

Pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan ketat hingga korban benar-benar pulih, sementara proses hukum terkait dugaan penganiayaan masih ditangani oleh kepolisian.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update