Jakarta, Rakyatterkini.com – Peristiwa nahas menimpa dua bersaudara yang bekerja sebagai buruh proyek bangunan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Keduanya tertimpa reruntuhan tembok ruko bekas pasar desa yang sedang dalam proses pembongkaran.
Akibat insiden tersebut, sang kakak meninggal dunia di lokasi kejadian karena terjebak material bangunan.
Dua pekerja itu diketahui bernama Marmin (56) dan adiknya, Jimun (48), warga Desa Alastuwo, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan.
Kejadian bermula ketika keduanya sedang membongkar dinding ruko bekas pasar desa pada Jumat (15/5/2026). Diduga karena kurangnya perhitungan saat merobohkan struktur bangunan, tembok berukuran besar itu justru ambruk ke arah kedua korban.
Saat material bangunan runtuh, Marmin yang berada di posisi sempit tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimpa reruntuhan. Sementara itu, Jimun juga sempat terhimpit material, namun berhasil diselamatkan oleh warga sekitar yang segera datang memberikan pertolongan.
“Marmin tidak sempat menghindar karena posisinya terjepit saat tembok roboh. Adiknya sempat tertimbun, tapi cepat dievakuasi warga,” ujar Atik, kerabat korban, Sabtu (16/5/2026).
Setelah menerima laporan dari warga, petugas Polsek Poncol bersama Tim Inafis Polres Magetan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolsek Poncol, AKP Agus Riyanto, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan insiden tersebut murni kecelakaan kerja tanpa adanya unsur kelalaian pihak lain.
“Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, tidak ditemukan unsur kesengajaan atau kelalaian dari pihak luar. Peristiwa ini murni kecelakaan kerja akibat tembok yang roboh saat dibongkar,” jelasnya.
Usai proses evakuasi selesai, jenazah Marmin diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di TPU Desa Alastuwo. Sementara itu, Jimun masih menjalani perawatan dan pemulihan akibat luka yang dialaminya dalam insiden tersebut.(da*)


