Notification

×

Iklan

Ibu Pingsan Saat Antre Bansos di Cilegon

Jumat, 22 Mei 2026 | 23:19 WIB Last Updated 2026-05-22T16:19:00Z

Seorang ibu, jatuh pingsan saat mengantre bantuan sosial (bansos) 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang ibu warga Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, dilaporkan pingsan saat mengantre bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pada Jumat (22/5/2026). Diduga, ia kelelahan setelah menunggu dalam waktu lama di bawah terik matahari.

Peristiwa tersebut terjadi di halaman kantor Kelurahan Masigit, saat ratusan warga memadati lokasi untuk menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Sejak pagi hari, warga sudah berdatangan bahkan sebelum layanan dibuka pada pukul 08.00 WIB demi mendapatkan bantuan lebih awal.

Melihat kejadian itu, warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada korban yang tiba-tiba jatuh pingsan di tengah antrean.

Salah satu warga, Ratu Niah, mengatakan antrean sudah terlihat padat sejak pagi karena banyak masyarakat ingin lebih cepat mendapatkan bantuan. “Kelamaan soalnya dari pagi,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, Lurah Masigit, Mulyadi, menjelaskan bahwa terdapat sekitar 1.050 warga yang menerima bantuan tersebut. Setiap penerima mendapatkan paket berisi beras dan minyak goreng dengan membawa KTP serta kartu keluarga untuk proses pendataan dan dokumentasi.

“Ini bantuan dari ketahanan pangan,” kata Mulyadi.

Meski sempat terjadi insiden tersebut, proses penyaluran bantuan sosial tetap dilanjutkan dengan pengawasan petugas kelurahan hingga selesai.Jakarta – Seorang ibu warga Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, dilaporkan pingsan saat mengantre bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pada Jumat (22/5/2026). Diduga, ia kelelahan setelah menunggu dalam waktu lama di bawah terik matahari.

Peristiwa tersebut terjadi di halaman kantor Kelurahan Masigit, saat ratusan warga memadati lokasi untuk menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Sejak pagi hari, warga sudah berdatangan bahkan sebelum layanan dibuka pada pukul 08.00 WIB demi mendapatkan bantuan lebih awal.

Melihat kejadian itu, warga sekitar segera memberikan pertolongan kepada korban yang tiba-tiba jatuh pingsan di tengah antrean.

Salah satu warga, Ratu Niah, mengatakan antrean sudah terlihat padat sejak pagi karena banyak masyarakat ingin lebih cepat mendapatkan bantuan. “Kelamaan soalnya dari pagi,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, Lurah Masigit, Mulyadi, menjelaskan bahwa terdapat sekitar 1.050 warga yang menerima bantuan tersebut. Setiap penerima mendapatkan paket berisi beras dan minyak goreng dengan membawa KTP serta kartu keluarga untuk proses pendataan dan dokumentasi.

“Ini bantuan dari ketahanan pangan,” kata Mulyadi.

Meski sempat terjadi insiden tersebut, proses penyaluran bantuan sosial tetap dilanjutkan dengan pengawasan petugas kelurahan hingga selesai.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update