Padang, Rakyatterkini.com — Momen yang seharusnya menjadi hari bahagia bagi Thelma Febby Margareth Howay justru berubah menjadi duka mendalam. Mahasiswi Program Studi Farmasi Universitas Andalas (Unand) itu harus kehilangan ibundanya, Rosina Eflin Kehek, yang datang jauh-jauh dari Papua untuk menghadiri wisudanya.
Thelma sebelumnya menantikan prosesi Wisuda Periode II Tahun 2026 sebagai salah satu pencapaian terpenting dalam hidupnya. Sang ibu pun bertekad hadir langsung meski harus menempuh perjalanan panjang lintas pulau demi melihat putrinya mengenakan toga.
Namun, takdir berkata lain. Setibanya di Padang, Rosina jatuh sakit dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Universitas Andalas pada Kamis (7/5/2026). Sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Dengan penuh haru, Thelma menceritakan bahwa ibunya sudah sejak lama berkeinginan kuat untuk menyaksikan momen wisuda tersebut secara langsung. Rosina bahkan telah mempersiapkan perjalanan jauh dari Papua dengan segala keterbatasan yang ada.
“Mama sangat ingin datang. Dia selalu bilang ingin melihat saya wisuda langsung memakai toga,” ungkap Thelma pada Jumat (8/5/2026).
Perjalanan dari Papua ke Padang bukan hal yang mudah. Selain memakan waktu lama, biaya serta tenaga yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Meski begitu, Rosina tetap memilih berangkat karena menganggap wisuda anaknya sebagai momen berharga sekali seumur hidup.
Setibanya di Padang, kondisi kesehatan Rosina menurun hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkannya.
Kabar duka ini sontak membawa kesedihan mendalam bagi keluarga serta sivitas akademika Universitas Andalas. Sejumlah mahasiswa dan dosen turut memberikan dukungan moral kepada Thelma dan keluarganya.
Pihak universitas juga ikut membantu proses penanganan hingga pemulangan jenazah ke kampung halaman di Papua. Pada Jumat (8/5/2026), jenazah Rosina akhirnya diberangkatkan ke rumah duka dengan pendampingan keluarga dan pihak kampus.
Bagi Thelma, kehadiran sang ibu meski hanya sampai di akhir hidupnya menjadi bukti nyata besarnya cinta dan pengorbanan seorang orang tua untuk anaknya.(da*)


