Notification

×

Iklan

Hutama Karya Perkuat Posisi di Skema KPBU Infrastruktur

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:14 WIB Last Updated 2026-05-20T05:37:15Z

Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat.

Jakarta, Rakyatterkini.com – PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat perannya di sektor infrastruktur nasional dengan memperluas keterlibatan dalam skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

Langkah ini menjadi strategi penting perusahaan dalam memperkuat portofolio bisnis sekaligus mengurangi ketergantungan pada penugasan pemerintah.

Melalui pendekatan tersebut, KPBU juga dipandang sebagai solusi alternatif untuk menjawab keterbatasan fiskal negara, sehingga percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia tetap dapat berjalan optimal.

Hingga pertengahan 2026, PT Hutama Karya (Persero) tercatat berhasil mengelola sejumlah proyek KPBU strategis lintas sektor. 

Di antaranya adalah Pelabuhan Anggrek di Gorontalo yang kini telah memasuki tahap operasional dan pengembangan, serta proyek Lintasan Pengujian dan Sertifikasi Kendaraan (Proving Ground) di Jawa Barat yang telah rampung dan mulai beroperasi sejak Agustus 2025.

Selain itu, perusahaan juga tengah menggarap proyek Jalan Trans Papua ruas Jayapura–Wamena di Papua Pegunungan serta pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat, yang saat ini masih berada dalam tahap konstruksi.

Sementara itu, anak usaha PT Hutama Karya Infrastruktur turut memperkuat kontribusi grup dengan keterlibatan dalam proyek KPBU Jalan Tol Bogor–Serpong. 

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperkuat portofolio perusahaan di sektor jalan tol nasional, dan saat ini masih berada pada tahap perencanaan dan desain.

Skema KPBU sendiri memungkinkan Hutama Karya berperan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pendanaan, pembangunan, hingga pengoperasian infrastruktur. 

Dengan dukungan kapasitas finansial yang kuat serta pengalaman dalam menangani proyek-proyek strategis nasional, perusahaan dinilai mampu menjaga kualitas pekerjaan sekaligus ketepatan waktu pelaksanaan.

Ke depan, Hutama Karya berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pasar dan menangkap peluang baru di sektor infrastruktur. 

Penguatan perencanaan, inovasi struktur pembiayaan, serta optimalisasi operasional menjadi fokus utama untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis utama bagi Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), baik di dalam negeri maupun internasional.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa capaian perusahaan di sektor KPBU merupakan hasil transformasi berkelanjutan dalam tubuh perusahaan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan proyek melalui skema ini bukan hanya pencapaian bisnis, tetapi juga bagian dari kontribusi perusahaan sebagai agen pembangunan yang mendukung kebutuhan pembiayaan infrastruktur nasional.

“Di tengah tuntutan efisiensi fiskal, KPBU menjadi salah satu jawaban untuk menyediakan infrastruktur berkualitas tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan. Kami memastikan setiap proyek tidak hanya layak secara finansial, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Hamdani.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update