Notification

×

Iklan

Hardiknas 2026, Gubernur Sumbar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:45 WIB Last Updated 2026-05-02T13:15:03Z

Gubernur Sumbar pimpin langsung peringati Hardiknas tahun 2026 

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di seluruh Indonesia. Pada momentum ini, biasanya digelar upacara peringatan di setiap provinsi.

Di Sumatera Barat, upacara Hardiknas tahun 2026 dilaksanakan pada Sabtu (2/5/2026) di halaman Kantor Gubernur Sumbar dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah sekolah dan madrasah yang berhasil meraih status Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Paripurna tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Di antaranya adalah SMPN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam, MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, serta MIN 2 Dharmasraya.

Selain penyerahan penghargaan, Mahyeldi menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momen penting untuk melakukan refleksi dalam memperkuat arah pembangunan pendidikan nasional, terutama dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menyampaikan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia, di mana setiap individu diberi ruang untuk mengenali dan mengembangkan potensi terbaiknya sebagai ciptaan Tuhan.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun peradaban yang lebih maju.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan harus mampu menghasilkan generasi yang beriman, berakhlak baik, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama. Salah satu langkah yang disorot adalah penerapan metode pembelajaran mendalam atau deep learning untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pengaruh negatif yang dapat merusak perkembangan peserta didik.

Ia menegaskan tidak boleh lagi terjadi kasus kekerasan di lingkungan sekolah, baik antara siswa maupun terhadap guru, karena hal tersebut tidak dapat ditoleransi di Sumatera Barat.

Selain itu, ia juga meminta kepala sekolah untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekitar serta meningkatkan pengawasan agar lingkungan sekolah tetap aman dari penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas yang bertentangan dengan nilai pendidikan.

“Sekolah harus benar-benar menjadi tempat yang bersih dari perilaku menyimpang. Pengawasan perlu diperketat, termasuk terhadap pihak luar yang masuk ke lingkungan sekolah,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Mahyeldi mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia optimistis, melalui kolaborasi yang solid, Sumatera Barat dapat melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update