Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali meletus pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 21.51 WIT. Dalam peristiwa tersebut, gunung menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian sekitar 1.000 meter dari puncaknya.
Mengacu pada data dari Pos Pengamatan Gunung Ibu, kolom abu yang dihasilkan letusan tersebut tercatat mencapai kurang lebih 2.325 meter di atas permukaan laut. Abu yang keluar tampak berwarna kelabu dengan ketebalan cukup pekat dan bergerak ke arah timur laut.
Aktivitas erupsi ini juga terdeteksi melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 28 mm dan berlangsung selama sekitar 1 menit 3 detik. Berdasarkan keterangan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Ibu saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.
PVMBG mengingatkan masyarakat, termasuk wisatawan, untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, warga juga diminta menjauhi area sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di sisi utara.
Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar gunung, disarankan untuk menggunakan masker serta pelindung mata jika terjadi hujan abu.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya terkait kondisi Gunung Ibu. PVMBG turut meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar terus menjalin koordinasi dengan pihak terkait, termasuk PVMBG di Bandung dan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici, untuk memantau perkembangan aktivitas gunung tersebut.
Informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Ibu dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi Magma Indonesia, situs resmi PVMBG, maupun akun media sosial resminya.(da*)


