Solok Selatan, Rakyatterkini.com – Ketua TP PKK Solok Selatan, Erniati Khairunas, menekankan pentingnya pendataan yang dilakukan secara lebih teliti dan akurat, dimulai dari level pemerintahan paling bawah seperti wali jorong dan wali nagari.
Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Verifikasi dan Validasi Data Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), Sekolah Rakyat, serta pemanfaatan data statistik sektoral nagari, sekaligus evaluasi progres pengisian data pada aplikasi SIMSALABIM.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, pada Kamis (7/5/2026) siang.
Sebagai penggagas aplikasi SIMSALABIM, Erniati menjelaskan bahwa keberhasilan berbagai program pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang dikumpulkan di lapangan, termasuk melalui pendataan Dasawisma.
Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat pelaporan saat ini baru mencapai sekitar 85 persen. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama agar proses penginputan data bisa dituntaskan hingga 100 persen.
Di samping itu, masih ada 14 wali nagari yang belum melakukan verifikasi data dalam aplikasi tersebut.
“Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat ditemukan solusi atas berbagai kendala di lapangan, sehingga data masyarakat yang dihimpun benar-benar akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah diskusi bagi para peserta untuk membahas berbagai hambatan dalam proses pengisian data ke aplikasi SIMSALABIM.
Ke depan, data yang valid dan terintegrasi akan menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan pemerintah serta perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh camat, wali nagari, wali jorong, serta operator Dasawisma dari seluruh wilayah Kabupaten Solok Selatan. (alwis)


