Padang, Rakyatterkini.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat mulai melakukan penataan di kawasan Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS) Padang sebagai persiapan sebelum dimulainya proses perombakan dan pembangunan ulang stadion tersebut.
Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, meminta seluruh pengurus provinsi cabang olahraga (pengprov cabor) untuk segera mengosongkan sekretariat yang berada di area kompleks GOR Haji Agus Salim.
Ia menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan karena seluruh kawasan stadion dan fasilitas olahraga di sekitarnya akan masuk tahap penataan ulang seiring rencana pembangunan yang segera berjalan.
“Diharapkan paling lambat 31 Mei 2025 seluruh sekretariat sudah kosong dan tidak ada lagi aktivitas di sekitar GOR, agar proses restrukturisasi dan pembangunan bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Selain pengosongan sekretariat, masyarakat serta pihak terkait juga diimbau untuk mengurangi aktivitas di kawasan GHAS demi mendukung kelancaran proyek tersebut.
Sebelumnya, Stadion GOR Haji Agus Salim dipastikan akan dibongkar total dan dibangun kembali dengan standar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Rencana itu disampaikan Penasehat Semen Padang FC, Andre Rosiade, saat melakukan peninjauan bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Padang.
Dari hasil kajian teknis Kementerian PU, kondisi stadion dinilai sudah cukup tua dan pernah terdampak gempa 2009, namun belum pernah mendapat renovasi menyeluruh.
Proyek rekonstruksi stadion ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp340 miliar dengan kapasitas baru sekitar 15.000 penonton, menggunakan konsep kursi tunggal (single seat).
Selain itu, stadion juga akan dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti royal box, ruang lounge, kantor Asprov PSSI, hingga area toko merchandise.
Dengan adanya pembangunan ini, Semen Padang FC berpotensi harus menjadi tim musafir pada musim kompetisi mendatang karena stadion tidak dapat digunakan selama proses konstruksi berlangsung.(da*)


