Padang, Rakyatterkini.com — Dinas Pariwisata Kota Padang menunjukkan langkah sigap dalam menyusun dan menyelaraskan program kerja guna mendukung arah pembangunan daerah ke depan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, bersama timnya mengikuti kegiatan diskusi terbuka (brainstorming) terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),
Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2027, serta APBD Perubahan 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Bappeda Kota Padang pada Rabu (20/5/2026).
Forum yang melibatkan berbagai sektor ini bertujuan untuk menyatukan pandangan sekaligus memastikan bahwa program di bidang pariwisata mampu mendukung pencapaian visi pembangunan Kota Padang periode 2025–2029 yang diusung oleh Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Pariwisata menitikberatkan pada penguatan target indikator kinerja, terutama melalui program unggulan “Jelajah Padang”. Program ini dirancang secara menyeluruh dengan berbagai kegiatan strategis yang diharapkan dapat meningkatkan keindahan kota sekaligus memberikan kenyamanan bagi para wisatawan.
Yenni Yuliza menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mempercepat pengembangan sektor pariwisata secara terpadu. Salah satu fokus utama adalah memperjelas pembagian peran antar perangkat daerah melalui skema lintas sektor guna menciptakan ekosistem pariwisata yang solid.
Ia menjelaskan, program Jelajah Padang diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Fokus pengembangan tidak hanya terbatas pada sektor wisata dan ekonomi kreatif, tetapi juga mencakup penataan kawasan pesisir, revitalisasi destinasi wisata tematik, hingga peningkatan fasilitas dasar seperti penyediaan toilet bersih di ruang publik untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Selain itu, Yenni menekankan evaluasi kinerja kini tidak lagi hanya berorientasi pada hasil kegiatan semata, tetapi harus mampu menunjukkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Pendekatan berbasis outcome dinilai penting untuk memastikan program benar-benar memberikan manfaat signifikan.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan sektor pariwisata akan diukur secara komprehensif melalui data berkelanjutan, termasuk peningkatan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara, pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif, optimalisasi aset pariwisata dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kontribusi nyata sektor pariwisata terhadap PAD.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni, menyebutkan bahwa kegiatan brainstorming RKPD ini memiliki peran penting dalam mengevaluasi usulan program dari setiap perangkat daerah agar tetap selaras dengan program unggulan kepala daerah.
Menurutnya, proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap rencana kerja dan alokasi anggaran benar-benar berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota sekaligus mencapai target kinerja Pemerintah Kota Padang sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.
Melalui evaluasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2025, proyeksi 2026, hingga target 2027, Dinas Pariwisata optimistis mampu meningkatkan kinerja secara signifikan.
Dengan dukungan perencanaan anggaran berbasis SIPD yang terintegrasi serta pelaksanaan program yang efektif di lapangan, sektor pariwisata Kota Padang diharapkan mampu berkembang lebih pesat dan memiliki daya saing di tingkat global. (da*)


