Notification

×

Iklan

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Irigasi Wonomulyo

Kamis, 14 Mei 2026 | 21:19 WIB Last Updated 2026-05-14T14:19:00Z

Polisi olah TKP di lokasi saluran irigasi tempat bocah 9 tahun ditemukan meninggal

Jakarta,Rakyatterkini.com - Seorang anak laki-laki berinisial MA (9), warga Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengalami peristiwa nahas. Ia ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi pada Kamis pagi, 14 Mei 2026.

Kejadian tersebut bermula ketika korban pergi memancing bersama dua orang temannya di sekitar saluran irigasi Desa Sumberjo sekitar pukul 07.30 WITA. Dari keterangan yang diperoleh, korban diduga sempat turun ke dalam air untuk berenang.

Namun, saat berada di dalam saluran, korban terseret arus yang cukup kuat hingga terbawa ke arah pintu air. Derasnya arus membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera berupaya melakukan pencarian dan memberikan pertolongan. Setelah berhasil ditemukan dan dievakuasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan kemudian dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, bersama anggotanya langsung menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi dan keluarga korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat tenggelam di saluran irigasi yang memiliki kedalaman sekitar dua meter dengan arus cukup deras. Selain itu, kondisi dasar saluran yang dipenuhi bebatuan dan material keras turut memperparah situasi saat korban terseret arus.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut disampaikan secara resmi kepada pihak kepolisian melalui surat pernyataan.

Jenazah korban rencananya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Sumberjo pada Kamis siang.

AKP Sandy Indrajatiwiguna juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di sekitar sungai, saluran irigasi, maupun perairan dengan arus deras yang berpotensi membahayakan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update