Notification

×

Iklan

Bentor Bertahan di Solok, Sopir Lansia Tetap Berjuang

Minggu, 17 Mei 2026 | 04:01 WIB Last Updated 2026-05-16T23:33:27Z

Bentor Kota Solok Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Transportasi Online

Solok, Rakyatterkini.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan menjamurnya layanan transportasi berbasis aplikasi, becak motor (bentor) masih tetap bertahan di Kota Solok, meski jumlahnya kian menyusut.

Salah satu bentor yang masih beroperasi dapat ditemui di kawasan depan Pasar Raya Solok. Di lokasi itu, seorang pria bernama Sudirman (64) setia menunggu penumpang setiap hari. Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga sore, ia menghabiskan waktu di sekitar kendaraannya dengan harapan ada penumpang yang membutuhkan jasanya.

Namun, kondisi kini tidak selalu menguntungkan. Bahkan, tak jarang ia harus melewati hari tanpa mendapatkan satu pun penumpang. Meski begitu, Sudirman tetap memilih bertahan.

“Yang penting tetap berusaha. Kalau hanya di rumah, saya juga tidak tahu harus berbuat apa,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Bagi Sudirman, bentor bukan sekadar alat mencari nafkah, tetapi juga bagian dari perjalanan hidupnya. Ia dulunya bekerja sebagai tukang bangunan, namun mengalami kecelakaan yang membuatnya tidak lagi mampu melakukan pekerjaan berat. Sejak saat itu, ia beralih profesi menjadi pengemudi ojek dan kemudian memilih mengendarai bentor.

Ia menjelaskan, penggunaan bentor dipilih karena lebih aman dibanding sepeda motor roda dua, mengingat riwayat kecelakaan yang pernah dialaminya.

Bentor yang digunakannya didatangkan dari Medan. Awalnya menggunakan mesin Vespa, namun setahun terakhir diganti dengan mesin Yamaha Vega R berwarna biru agar lebih hemat bahan bakar.

Menurutnya, dengan bahan bakar sekitar Rp40 ribu, bentor tersebut bisa digunakan hingga satu minggu. Hal itu jauh lebih irit dibandingkan mesin sebelumnya.

Di bagian belakang kendaraan, tertera nama “Annisa” yang merupakan nama cucunya. Selain itu, terdapat pula bendera Merah Putih sebagai simbol tanggal lahirnya yang bertepatan dengan 17 Agustus.

Sudirman mengakui bahwa pendapatannya saat ini menurun drastis dibandingkan beberapa tahun lalu. Sebelum pandemi Covid-19 dan sebelum transportasi online marak, ia bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per hari.

Kini, untuk mendapatkan Rp50 ribu saja tidak selalu mudah. Dalam sehari, terkadang ia hanya mendapatkan satu hingga dua penumpang.

Ia juga menyebutkan bahwa hari pasar yang dulu ramai seperti Selasa dan Jumat kini tidak lagi seramai sebelumnya. Jumlah bentor di Kota Solok pun terus berkurang, diperkirakan hanya tersisa kurang dari 15 unit.

Meski demikian, masih ada pelanggan setia, terutama mereka yang membawa barang dari Alahan Panjang atau penumpang lanjut usia yang merasa lebih nyaman menggunakan bentor.

Menurutnya, bentor memiliki keunggulan seperti terlindung dari panas dan hujan, serta mampu membawa barang lebih banyak dibanding kendaraan roda dua.

Untuk tarif, Sudirman mematok harga mulai dari Rp15 ribu, tergantung jarak tempuh.

Lebih dari sekadar mencari penghasilan, bekerja juga menjadi cara bagi Sudirman untuk tetap aktif dan bersosialisasi. Ia mengaku lebih memilih berada di luar rumah agar tidak merasa jenuh.

“Kalau di rumah terus, takut malah sakit karena terlalu banyak berpikir. Anak-anak juga sudah punya keluarga masing-masing,” katanya.

Di usia yang tidak lagi muda, Sudirman menyadari pilihan pekerjaannya semakin terbatas. Namun demikian, ia bertekad tetap menjalani profesi sebagai pengemudi bentor selama masih mampu.

“Selama masih kuat, saya akan terus jalan. Saya punya istri yang harus dinafkahi. Soal rezeki, saya percaya sudah diatur, yang penting tetap berusaha,” tuturnya.

Baginya, bentor bukan hanya kendaraan, melainkan sumber penghidupan yang masih ia andalkan hingga saat ini. Ia pun berkomitmen untuk terus bertahan di tengah persaingan transportasi modern.

“Bagaimanapun ke depan, saya akan tetap bertahan. Ada atau tidaknya penghasilan hari itu, saya yakin rezeki sudah diatur. Yang penting kita tetap berusaha,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update