Padang, Rakyatterkini.com— Balita berusia 3 tahun berinisial SCA, korban dugaan kekerasan yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya di Kabupaten Solok, hingga saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat.
Pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan secara ketat terhadap kondisi korban yang mengalami sejumlah luka akibat dugaan penganiayaan tersebut.
Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang, Rizki Rasyidi, menyampaikan bahwa kondisi pasien saat ini tergolong stabil, namun masih membutuhkan penanganan intensif dari tim medis.
“Secara umum kondisi pasien dalam keadaan stabil dan masih dalam pengawasan tim keperawatan. Namun saat ini pasien masih mengalami penurunan kesadaran dan dibantu dengan alat bantu pernapasan,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Ia menambahkan, kondisi luka pada tubuh korban menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam beberapa hari terakhir.
“Sebagian luka sudah mulai mengering,” jelasnya.
Rizki juga menjelaskan bahwa sejak 14 Mei 2026, pasien telah dipindahkan ke ruang High Care Unit (HCU) Anak untuk mendapatkan pengawasan dan perawatan yang lebih intensif sesuai kondisi medisnya.
Pihak rumah sakit, lanjutnya, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui penanganan yang melibatkan berbagai tenaga kesehatan secara terpadu.
“RSUP Dr. M. Djamil berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada pasien dengan dukungan penuh dari tim dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya,” katanya.
Sebelumnya, kasus dugaan penganiayaan terhadap balita tersebut mencuat setelah terduga pelaku, Putra Rahmadani (34), membawa istri dan anaknya ke kampung halamannya di Kabupaten Solok pada 28 April 2026.
Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian publik setelah korban diketahui mengalami sejumlah luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.(da*)


