Jakarta, Rakyatterkini.com – Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah lokasi di Iran pada Jumat (8/5/2026) dini hari. Aksi tersebut diklaim sebagai bentuk pertahanan diri setelah adanya serangan dari Iran yang menyasar tiga kapal perang AS di sekitar Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (Centcom) menjelaskan bahwa serangan balasan dilakukan ketika tiga kapal perusak AS, yakni USS Truxtun, USS Rafael Peralta, dan USS Mason, sedang melintas di jalur pelayaran internasional dari Selat Hormuz menuju Teluk Oman.
Dalam keterangannya, Centcom menyebut pasukan Iran lebih dulu meluncurkan sejumlah rudal, drone, serta mengerahkan kapal-kapal kecil dalam insiden tersebut. Namun, pihak AS menegaskan bahwa serangan Iran tidak berhasil mengenai kapal perang maupun aset militer mereka.
Sebagai respons, militer AS kemudian menyerang beberapa fasilitas militer Iran yang diduga menjadi sumber peluncuran serangan. Target tersebut meliputi lokasi peluncuran rudal dan drone, pusat komando dan kendali, serta fasilitas intelijen, pengawasan, dan pengintaian.
Centcom menegaskan bahwa pihaknya telah menetralisir ancaman yang datang dan menindak titik-titik militer yang dianggap bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukan AS.
Di sisi lain, AS menyatakan tidak menginginkan eskalasi konflik lebih lanjut, namun tetap akan mempertahankan kesiapsiagaan penuh untuk melindungi personel militernya.(da*)


