Notification

×

Iklan

Andre Rosiade Tinjau Pembangunan Jalan Malalak Pascabencana

Senin, 11 Mei 2026 | 01:43 WIB Last Updated 2026-05-10T22:53:27Z

Andre Rosiade bersama Kepala BPJN Sumatera Barat 

Agam, Rakyatterkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, meninjau perkembangan pembangunan serta penanganan jalan di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 

Ruas jalan tersebut sebelumnya sempat rusak akibat banjir bandang. Dalam kunjungan ini, Andre menegaskan bahwa proses pemulihan infrastruktur pascabencana tetap berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami penghentian.

Kegiatan peninjauan tersebut berlangsung pada Minggu (10/5/2026) dan turut dihadiri Anggota DPRD Agam Novi Irwan, Camat Malalak Ulya Satar, para wali nagari, niniak mamak, serta tokoh masyarakat setempat.

Di lokasi, Andre menekankan bahwa pemerintah pusat memiliki komitmen untuk menyelesaikan perbaikan jalan Malalak secara bertahap dengan dukungan dana dari APBN. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terkait isu pengurangan anggaran pembangunan di wilayah terdampak bencana.

Ia menjelaskan bahwa meskipun jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah pusat turun tangan membantu penyelesaiannya.

Menurut Andre, total dana yang disiapkan untuk penanganan jalan Malalak mencapai sekitar Rp670 miliar. Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan darurat hingga pembangunan permanen.

Ia menambahkan bahwa tahap awal ditargetkan selesai pada Agustus mendatang. Setelah itu, akan dilanjutkan ke tahap berikutnya melalui proses lelang, termasuk pembangunan jembatan di kilometer 82. Andre menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena proyek tetap berjalan sesuai rencana.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Sumatera Barat agar hasil pembangunan dapat maksimal.

Sementara itu, Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menjelaskan bahwa penanganan awal jalan Malalak dilakukan dengan mekanisme tanggap darurat sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum. Karena status darurat dari pemerintah provinsi berlaku hingga September 2026, pekerjaan dibagi dalam beberapa tahap agar tetap sesuai aturan pengadaan.

Ia menyebutkan bahwa pekerjaan yang dapat diselesaikan sebelum September dilaksanakan melalui kontrak berjalan bersama PT HKI, sedangkan pekerjaan lanjutan akan kembali dilelang. Elsa menegaskan bahwa hal ini bukan karena pengurangan anggaran, melainkan penyesuaian mekanisme pelaksanaan di masa darurat.

Elsa juga memastikan bahwa titik jalan yang sebelumnya terputus sudah kembali terhubung, meski masih dibatasi penggunaannya demi keselamatan. Alat berat pun tetap disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem dan potensi longsor susulan.

Selain itu, jalur tersebut masih diprioritaskan untuk warga sekitar. Sementara kendaraan dari luar daerah disarankan menggunakan jalur alternatif karena kondisi jalan belum sepenuhnya aman, terutama saat hujan.

Tokoh masyarakat Malalak sekaligus anggota DPRD Agam, Erdinal, menyampaikan apresiasi atas perhatian Andre Rosiade terhadap pembangunan di wilayahnya, termasuk perbaikan jalan serta pembangunan BTS di daerah blank spot.

Ia berharap anggaran yang telah dialokasikan dapat terus dilanjutkan agar pembangunan jalan di Malalak bisa segera tuntas, mengingat kondisi wilayah yang rawan bencana.

Wakil Bupati Agam, M. Iqbal, juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Andre Rosiade terhadap Kabupaten Agam, khususnya dalam penanganan pascabencana di Kecamatan Malalak.

Ia menilai bantuan yang diberikan, mulai dari infrastruktur hingga pembangunan BTS di daerah blank spot, sangat membantu masyarakat. Pemerintah daerah berharap dukungan tersebut terus berlanjut karena Kabupaten Agam masih membutuhkan banyak perhatian dari pemerintah pusat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update