Notification

×

Iklan

Akses Tol Pattimura Salatiga Dibangun, Konektivitas Semakin Lancar

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:16 WIB Last Updated 2026-05-14T05:16:00Z

Pembangunan Jalan Tol Padang - Sicincin.

Jakarta, Rakyatterkini.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan dukungannya terhadap pembangunan akses Tol Pattimura di Kota Salatiga, Jawa Tengah. 

Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan jaringan Jalan Tol Semarang–Solo yang terus diperluas untuk meningkatkan konektivitas di wilayah tersebut.

Pembangunan akses tol ini mulai dikerjakan pada April 2026 oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Marga Jateng. Kehadiran jalur akses baru ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat menuju pusat Kota Salatiga, sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan jalan tol bukan hanya soal infrastruktur transportasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah. Ia menilai keberadaan tol menjadi salah satu instrumen strategis bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Proyek akses Tol Pattimura sendiri telah direncanakan sejak 2023 dan ditargetkan rampung pada 2027 dengan nilai investasi sekitar Rp113,35 miliar. Panjang total akses mencapai 1,66 kilometer, yang terdiri dari ramp on sepanjang 661 meter, ramp off 998 meter, serta penanganan Jalan Pattimura sepanjang 555 meter.

Saat ini, pekerjaan masih berada pada tahap awal, yakni pembersihan dan perataan lahan sebelum masuk ke tahap konstruksi utama. Kebutuhan lahan proyek mencapai 18.731 meter persegi, dengan progres pembebasan lahan yang sudah hampir tuntas, yakni sekitar 97,33 persen.

Dari sisi teknis, pembangunan ini mencakup 15 unit box culvert, 3 unit box underpass, 1 unit secant pile, dan 4 unit dinding penahan tanah (DPT). Untuk ramp on dirancang satu lajur satu arah dengan lebar 8 meter, sedangkan ramp off memiliki dua lajur satu arah dengan lebar sekitar 10,15 meter.

Akses Tol Pattimura nantinya berada di KM 451–KM 452 ruas Jalan Tol Semarang–Solo. Jalur ini dapat dimanfaatkan kendaraan dari arah Semarang maupun Jakarta yang ingin menuju pusat Kota Salatiga, atau sebaliknya. Sementara kendaraan dari arah Solo dan Surabaya tetap diarahkan melalui Gerbang Tol Salatiga yang sudah beroperasi.

Dengan adanya akses baru ini, kendaraan dari arah Semarang tidak perlu lagi memutar jauh untuk masuk ke pusat kota, sehingga waktu tempuh diharapkan menjadi lebih efisien dan arus lalu lintas lebih lancar.

Pelaksanaan proyek ini mengacu pada standar pelayanan minimal jalan tol dengan prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya. Koordinasi juga terus dilakukan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta BUJT agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

Selain memperlancar arus transportasi, keberadaan akses Tol Pattimura juga diharapkan mampu mendorong pengembangan kawasan produktif di Salatiga dan sekitarnya, termasuk sektor perdagangan, pariwisata, logistik, hingga investasi daerah.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai bagian dari pengelola jaringan Jalan Tol Semarang–Solo, terus mendorong optimalisasi konektivitas di koridor Trans Jawa. Keberadaan ruas ini diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik, mengurangi beban jalan nasional, serta menghadirkan perjalanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update
-->