![]() |
| Yusrizal Madjid, tokoh olahraga asal Minang di Provinsi Bali. |
BALI – Yusrizal Madjid, tokoh asal Minang mencuat sebagai kandidat kuat Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Provinsi Bali dalam agenda Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) 2026.
Musdalub ini digelar menyusul pengunduran diri ketua sebelumnya, Made Tangkas, sehingga membuka jalan bagi munculnya figur baru untuk memimpin organisasi tenis di Pulau Dewata.
Yusrizal bukan sosok asing di dunia tenis Bali. Selain dikenal sebagai pembina Klub Tenis IKMS Bali, ia juga menjabat Ketua Klub Tenis Lapangan Bimo Seno. Kiprahnya yang panjang di lapangan membuat namanya cukup diperhitungkan di kalangan pecinta olahraga raket tersebut.
Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak. Pemerhati tenis Bali, Roy Emerson Hidiya, menyampaikan apresiasi atas munculnya nama Yusrizal sebagai kandidat.
“Saya mengenal beliau dengan baik. Sosok yang benar-benar ‘gila tenis’. Kami sering bertemu di lapangan, baik sebagai lawan maupun partner latihan,” ujar Roy.
Menurut Roy, Yusrizal dinilai sangat layak memimpin Pelti Bali ke depan. Ia melihat adanya komitmen kuat dari Yusrizal dalam mendorong kemajuan tenis, termasuk perhatian terhadap perkembangan klub-klub tenis lapangan di Bali.
“Beliau punya kepedulian tinggi terhadap prestasi tenis di Bali. Dengan pengalaman dan dedikasinya, saya yakin bisa membawa Pelti Bali lebih maju,” tambah Roy yang juga menjabat Ketua Bidang Humas Pelti Pengkab Badung.
Selain aktif di dunia olahraga, Yusrizal juga dikenal sebagai pengusaha rumah makan Minang yang telah lama menetap di Bali. Perpaduan pengalaman organisasi, jaringan luas, serta kecintaan terhadap tenis menjadi modal kuat dalam bursa calon Ketua Pelti Bali.
Musdalub Pelti Bali 2026 pun diprediksi akan berlangsung menarik, dengan harapan lahirnya pemimpin yang mampu membawa prestasi tenis Bali ke level yang lebih tinggi. (rel)


