Jakarta, Rakyatterkini.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Swedia ditemukan meninggal dunia di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter di wilayah Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (28/4/2026). Pria berusia 30 tahun tersebut sebelumnya dilaporkan hilang selama tiga hari.
Peristiwa ini bermula ketika korban diketahui menghabiskan waktu bersama sejumlah temannya di sebuah vila yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol bersama rekan-rekannya.
Setelah pertemuan tersebut, korban pamit dan meninggalkan lokasi. Namun sejak saat itu, keberadaannya tidak lagi diketahui. Pihak teman-temannya yang merasa khawatir kemudian berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri.
Karena tidak membuahkan hasil, upaya pencarian akhirnya dilanjutkan dengan melibatkan pihak berwenang. Laporan kemudian diteruskan ke Command Center 112 Gianyar dan ditindaklanjuti bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar serta aparat kepolisian setempat.
“Petugas menerima laporan dari Command Center 112 Gianyar terkait penemuan jenazah yang diduga WNA di area jurang Desa Petulu,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, pada Selasa malam (28/4/2026).
Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di lokasi terakhir korban terlihat. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dasar jurang.
Proses evakuasi jenazah yang diketahui bernama Garciaz Sebastien Georges Bernard tersebut berlangsung pada malam hari dan cukup sulit karena kondisi medan yang curam dan kedalaman jurang. Setelah lebih dari dua jam, jenazah berhasil dievakuasi ke atas.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut, meski dugaan awal korban terjatuh setelah mengonsumsi minuman beralkohol.(da*)


