Notification

×

Iklan

Video Orgen Tunggal di Pariaman Tuai Kontroversi

Minggu, 12 April 2026 | 00:00 WIB Last Updated 2026-04-11T17:00:00Z

Viral video orgen tunggal di Pariaman.

Pariaman, Rakyatterkini.com – Sebuah video hiburan orgen tunggal yang beredar di media sosial tengah menjadi perbincangan hangat warganet. 

Rekaman tersebut memicu kontroversi bukan karena pertunjukannya, melainkan karena tingkah sejumlah penonton yang dianggap tidak sesuai dengan norma kesopanan di lingkungan masyarakat setempat.

Video yang diunggah akun Instagram @matasumbar24jam itu memperlihatkan sebuah acara musik yang berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Dalam rekaman tersebut, tampak ratusan orang memadati lokasi acara sambil berjoget dalam suasana yang dinilai kurang pantas.

Sorotan utama warganet tertuju pada seorang perempuan yang mengenakan pakaian kuning tanpa lengan, yang berada di tengah kerumunan pria. Dalam salah satu potongan video, terlihat seorang pria mendekatinya dan memberikan sejumlah uang sebagai bentuk saweran saat perempuan tersebut berjoget.

Unggahan itu sendiri telah ditonton lebih dari 50 ribu kali, dibagikan ratusan kali, serta memunculkan banyak komentar bernada kritik dari pengguna media sosial. 

Banyak warganet menyayangkan kejadian tersebut terjadi di Kota Pariaman, yang selama ini dikenal sebagai daerah religius dan berbudaya, dengan program unggulan RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak) serta slogan “Satu Keluarga Satu Hafiz”.

Beragam komentar pun bermunculan di kolom unggahan tersebut. Salah satunya akun @Dodi_Anwar yang menuliskan, “Hiburan rakyat miskin.” Akun lain @anakkulkar_tujuh5 berkomentar, “Pengundang murka Allah yang dapat mendatangkan bencana tanpa terduga dampaknya.” 

Sementara itu, @sulia_lia9 menambahkan, “Kok aneh ya jogetnya sampai gituan, kayak sudah pada mabuk semua.”

Belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun aparat terkait lokasi pasti serta konteks lengkap dari acara hiburan yang menuai sorotan tersebut. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update