Solok, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Solok tengah melakukan penataan ulang Taman Syech Kukut menjadi Taman Literasi Digital yang mengusung konsep ruang terbuka publik modern, nyaman, dan memiliki banyak fungsi.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, pada Kamis (23/4/2026) menjelaskan bahwa desain baru taman tersebut mengusung konsep taman kota terpadu dengan sentuhan estetika yang lebih kekinian.
“Ke depan, taman ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga menjadi pusat berbagai aktivitas masyarakat Kota Solok dan sekitarnya,” ujarnya saat diwawancarai infosumbar.net.
Dalam pengembangannya, taman ini tidak sekadar menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga disiapkan sebagai pusat kegiatan warga.
Salah satu fasilitas unggulan yang akan dihadirkan adalah panggung terbuka dengan desain arsitektur yang menarik. Area ini nantinya dapat digunakan untuk pertunjukan seni, kegiatan komunitas, hingga berbagai acara daerah.
Selain itu, akan dibangun air mancur interaktif di area plaza utama yang diharapkan menjadi ikon baru sekaligus daya tarik wisata, terutama bagi keluarga dan anak-anak.
“Kami juga merencanakan adanya fasilitas bioskop, sehingga masyarakat Kota Solok tidak perlu lagi pergi ke Padang untuk menonton film. Semua bisa dinikmati di Solok,” tambahnya.
Penataan kawasan juga dirancang dengan memperhatikan kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda. Jalur yang disiapkan akan mendukung aktivitas seperti jogging maupun bersepeda santai dengan aman.
Ruang hijau di dalam taman turut diperkuat dengan penanaman pohon-pohon rindang, serta penyediaan area bermain anak yang dibuat lebih modern dan aman.
Dari sisi fasilitas pendukung, kawasan ini juga akan dilengkapi area parkir yang tertata, pencahayaan taman yang artistik, serta bangku-bangku yang tersebar di berbagai titik untuk kenyamanan pengunjung.
Menurut Ramadhani, pengembangan taman ini tidak hanya menekankan aspek keindahan, tetapi juga optimalisasi fungsi ruang publik agar lebih nyaman, aman, dan bermanfaat.
“Fasilitas untuk kegiatan literasi dan belajar juga akan ditambah, termasuk ruang pertunjukan seni dan budaya,” jelasnya.
Selain itu, pada akhir pekan seperti malam Sabtu dan Minggu, rencananya akan digelar berbagai pertunjukan seni budaya seperti silek, randai, olahraga, hingga berbagai kegiatan budaya lainnya.
“Kami optimistis konsep ini akan membuat Kota Solok semakin menarik, meningkatkan jumlah kunjungan, dan pada akhirnya turut menggerakkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Dengan konsep baru ini, Taman Syech Kukut diharapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang interaksi sosial sekaligus wadah ekspresi masyarakat.(da*)


