Notification

×

Iklan

Tabrakan KA di Bekasi Timur, 7 Tewas dan 81 Luka

Selasa, 28 April 2026 | 09:34 WIB Last Updated 2026-04-28T02:48:16Z

Jumlah korban meninggal insiden tabrakan kereta bertambah jadi 7 orang.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menyampaikan tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. 

Selain itu, sebanyak 81 penumpang mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

Bobby juga mengungkapkan masih ada sekitar tiga orang yang hingga kini belum berhasil dievakuasi karena terjebak di dalam rangkaian kereta. Informasi tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi korban berlangsung cukup lama, yakni telah berjalan sekitar delapan jam. Menurutnya, tim di lapangan bekerja dengan sangat hati-hati guna menghindari risiko tambahan bagi para korban.

Bobby menambahkan bahwa penanganan teknis evakuasi akan dijelaskan lebih lanjut oleh pihak Basarnas, mengingat pentingnya aspek keselamatan dalam proses tersebut.

Selain itu, seluruh gerbong KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 12 unit telah berhasil dipindahkan ke Stasiun Bekasi. Saat ini, pihak KAI juga tengah bersiap untuk mengevakuasi bagian lokomotif dengan tetap berkoordinasi bersama Basarnas, terutama dalam mempertimbangkan keselamatan korban yang masih terjebak.

Untuk operasional, jalur hilir kini sudah kembali dibuka dan bisa dilalui kereta. Namun, layanan Commuter Line masih belum melayani naik-turun penumpang di Stasiun Bekasi Timur dan sementara dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi.

Di sisi lain, KAI juga telah mendirikan posko darurat di lokasi kejadian. Pihak keluarga korban maupun masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui call center 121 atau langsung mendatangi posko yang tersedia di stasiun.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update