Notification

×

Iklan

Semen Padang Raih Penghargaan Nasional Cegah Stunting

Kamis, 02 April 2026 | 08:15 WIB Last Updated 2026-04-02T01:28:02Z

Semen Padang dapat penghargaan dari Kemendukbangga.

Padang, Rakyatterkini.com – Upaya PT Semen Padang dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. 

Perusahaan semen tertua di Asia Tenggara ini meraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN sebagai mitra BUMN dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dengan kategori bronze.

Penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji, pada 10 Desember 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. 

Penyerahan turut disaksikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, dan diterima oleh Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan.

Momentum penyerahan penghargaan ini berlangsung dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Gubernur Sumbar pada Selasa (31/3/2026).

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam program ini menjadi bagian dari komitmen sosial untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional. 

Ia juga menekankan bahwa program yang dijalankan tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan dengan fokus pada peran keluarga sebagai kunci utama pencegahan stunting sejak dini.

Win menjelaskan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan, tetapi juga kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari puskesmas, Semen Padang Hospital, kader kesehatan, hingga masyarakat penerima manfaat yang berperan aktif menerapkan pola hidup sehat.

Sepanjang tahun 2025, PT Semen Padang bersama Pemerintah Kota Padang dan Semen Padang Hospital memusatkan pelaksanaan Program GENTING di tiga kecamatan, yakni Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. Program ini menyasar sembilan penerima manfaat, terutama ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK).

Melalui program tersebut, para penerima mendapatkan dukungan nutrisi secara berkelanjutan hingga masa persalinan. Selain itu, dua di antaranya juga memperoleh bantuan pembangunan jamban guna meningkatkan sanitasi lingkungan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga memperhatikan faktor lingkungan yang berperan penting dalam pertumbuhan anak.

Sebelumnya, kontribusi PT Semen Padang juga telah mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Solok atas perannya sebagai Orang Tua Asuh dalam percepatan penurunan stunting. Penghargaan tersebut diserahkan pada Agustus 2025 di Aula Islamic Center Koto Baru, Solok.

Win menambahkan, dukungan terhadap Program GENTING sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan peran keluarga. Ia menilai investasi pada generasi sejak dini menjadi langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan kompetitif.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk PT Semen Padang. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, juga mengapresiasi konsistensi PT Semen Padang dalam mendukung program kependudukan dan pembangunan keluarga. Ia menegaskan bahwa peran dunia usaha sangat krusial dalam mempercepat penurunan stunting.

Dalam Rakorda Bangga Kencana, Mardalena memaparkan capaian program tahun 2025 yang dinilai cukup menggembirakan. Capaian tersebut didukung oleh kerja 361 penyuluh KB dan lebih dari 10 ribu Tim Pendamping Keluarga yang aktif di lapangan.

Ke depan, BKKBN akan terus mendorong implementasi lima program prioritas, yakni GENTING, TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta layanan konsultasi keluarga berbasis kecerdasan buatan.

Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, diharapkan berbagai program tersebut dapat mempercepat terwujudnya keluarga berkualitas sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update