Notification

×

Iklan

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Kecelakaan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 16:34 WIB Last Updated 2026-04-28T09:34:00Z

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tabrakan antara KA jarak jauh Argo Bromo dan KRL Commuter Line yang terjadi di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4).

Ucapan belasungkawa itu disampaikan Presiden setelah dirinya menjenguk para korban yang tengah dirawat di RSUD Bekasi pada Selasa pagi.

“Pagi ini saya mengunjungi RSUD Bekasi. Tentu kita semua sangat prihatin dan terkejut atas kejadian ini. Saya menyampaikan belasungkawa, baik secara pribadi maupun atas nama pemerintah,” kata Prabowo, seperti ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan.

“Kita akan segera melakukan investigasi untuk mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa ini bisa terjadi,” ujarnya.

Prabowo tiba di RSUD Bekasi sekitar pukul 08.39 WIB, didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Kedatangan Presiden disambut oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, serta jajaran pemerintah daerah setempat.

Setibanya di rumah sakit, Presiden langsung menuju ruang perawatan untuk melihat kondisi para korban. Kunjungan tersebut dilakukan secara tertutup.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa hingga Selasa pukul 06.30 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak tujuh orang.

Selain itu, 81 penumpang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis. Tiga orang lainnya dilaporkan masih terjebak di dalam rangkaian kereta.

“Korban meninggal dunia tujuh orang, luka-luka 81 orang, dan sekitar tiga orang masih berada di dalam rangkaian,” jelas Bobby.

Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung sekitar delapan jam karena dilakukan dengan sangat hati-hati demi memastikan keselamatan seluruh korban.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update