Notification

×

Iklan

Polisi Tangkap Pria 29 Tahun Terkait Sabu dan Ganja di Limapuluh Kota

Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB Last Updated 2026-04-21T03:36:00Z

Simpan Sabu dan Ganja, Seorang Pria di 50 Kota Diamankan Polisi

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com – Satuan Reserse Narkoba Polres 50 Kota kembali berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu dan ganja di wilayah hukumnya.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Senin (20/4) sekitar pukul 00.30 WIB di Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial A.F. (29) di sebuah rumah yang berada di Jorong Kubang Tungkek, Kenagarian Guguak VIII Koto.

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Satresnarkoba Polres 50 Kota langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengantongi data akurat terkait keberadaan pelaku.

Dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP Riki Yovrizal, petugas kemudian bergerak ke lokasi dan melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu berada di dalam kamar rumahnya.

Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan perangkat setempat dan warga, polisi menemukan sejumlah barang bukti.

Di antaranya dua paket sedang dan tiga paket kecil yang diduga sabu, serta satu paket kecil ganja kering. Selain itu, turut diamankan satu pipet yang sudah diruncingkan, satu sepatu karet berwarna hitam, serta sebuah kotak plastik yang dilapisi lakban hitam.

Petugas juga menyita satu unit ponsel merek Infinix lengkap dengan kartu SIM yang diduga terkait dengan aktivitas tersangka.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sabu disimpan di dalam kotak plastik yang disembunyikan di dalam sepatu, sementara ganja ditemukan di atas meja ruang tamu.

Tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut merupakan miliknya dan berada dalam penguasaannya.

Saat ini, A.F. beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres 50 Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update