Notification

×

Iklan

Polisi Amankan Terduga Penembak Pemburu di Padang Alai

Sabtu, 18 April 2026 | 07:43 WIB Last Updated 2026-04-18T00:43:00Z

Ilustrasi

Pariaman, Rakyatterkini.com – Kepolisian mengamankan seorang warga yang diduga terlibat dalam peristiwa tewasnya seorang pemburu babi di kawasan perbukitan Nagari Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, pada Rabu (15/4/2026).

Terduga pelaku saat ini telah dibawa dan ditahan di Mapolres Pariaman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Riyo Ramadhani, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap terduga pelaku serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut, termasuk melakukan uji balistik.

“Benar, yang bersangkutan sudah diamankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan uji balistik,” ujarnya, Jumat (17/4).

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan lebih lengkap akan disampaikan kepada publik melalui konferensi pers setelah proses penyelidikan berjalan lebih jauh.

“Kami masih melakukan koordinasi, nanti akan disampaikan secara resmi,” tambahnya.

Sebelumnya, kegiatan berburu hama babi di wilayah Kabupaten Padang Pariaman berakhir tragis. Seorang peserta berburu dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tembakan di kawasan perbukitan Nagari Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu (15/4/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama sejumlah warga lainnya sedang melakukan perburuan di area ladang dan perbukitan di Kampuang Dalam. Berdasarkan informasi awal, korban diduga tertembak secara tidak sengaja oleh salah satu rekan yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rio Ramadhani, sebelumnya juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dan melakukan penanganan awal.

“Benar, ada laporan pemburu yang diduga tertembak saat kegiatan berburu di Padang Alai. Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Pariaman untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya saat itu.

Hingga kini, polisi masih mendalami identitas korban serta kronologi lengkap kejadian dengan meminta keterangan dari para saksi di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi detail masih dalam proses penyelidikan dan akan diumumkan setelah hasil pemeriksaan selesai.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat, terutama komunitas pemburu babi, mengingat aktivitas tersebut merupakan kegiatan rutin untuk membantu mengendalikan hama di lahan pertanian. Aspek keselamatan dalam penggunaan senjata dalam kegiatan berburu pun kembali menjadi sorotan.

Polres Pariaman mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan yang saat ini masih terus berjalan. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update