Notification

×

Iklan

Pemerintah Tetapkan HPP Gabah Rp6.500 per Kg

Rabu, 08 April 2026 | 18:20 WIB Last Updated 2026-04-08T11:20:00Z

Petani membersihkan gabah kering hasil panennya.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah resmi menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat cadangan beras nasional.

Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan kebijakan ini tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2026 mengenai Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 2026–2029.

“Inpres ini menetapkan HPP gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram untuk semua kualitas gabah yang siap panen di tingkat petani,” ujar Amran di Jakarta, Selasa.

Melalui Inpres tersebut, pemerintah menargetkan pengadaan gabah atau beras setara sebanyak empat juta ton selama tahun 2026 untuk memperkuat cadangan CBP.

Presiden RI Prabowo Subianto, menurut Amran, menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan cadangan beras pemerintah.

Cadangan beras pemerintah nantinya akan digunakan untuk berbagai program, termasuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pasar umum, bantuan pangan, serta penanganan darurat bencana. Selain itu, CBP juga bisa mendukung kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), program gizi nasional, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kerja sama internasional, dan bantuan pangan luar negeri.

Amran menambahkan, stok CBP saat ini telah mencapai 4,6 juta ton, tertinggi dalam sejarah Indonesia, meningkat pesat dibandingkan awal April 2024 yang sebesar 740,7 ribu ton. Dibandingkan April 2025, stok CBP naik 85,6 persen dari 2,42 juta ton.

Ia optimistis, cadangan beras yang kuat ini dapat menghadapi berbagai tantangan global, termasuk dinamika geopolitik dan kemungkinan dampak fenomena El Nino dalam beberapa bulan ke depan.

Pemerintah menegaskan, HPP gabah tetap dijaga untuk mencegah penurunan harga di tingkat petani saat musim panen.

“HPP tetap Rp6.500 per kilogram agar kesejahteraan petani terus terjaga,” tutup Amran.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update