Pariaman, Rakyatterkini.com – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI di Auditorium Gedung F, Jakarta, pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian nasional, khususnya dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan ancaman kekeringan yang berpotensi terjadi.
Dalam forum tersebut, Yota Balad mengajukan sejumlah program prioritas untuk pembangunan pertanian di Kota Pariaman dengan total nilai anggaran sekitar Rp23,9 miliar.
Program tersebut diarahkan pada peningkatan infrastruktur air dan sistem irigasi, termasuk bantuan benih, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pengembangan hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Ia juga mengusulkan dukungan dari Kementerian Pertanian untuk pembangunan sawah baru seluas 500 hektare, serta penerapan sistem pompanisasi pada jaringan irigasi yang masih memiliki debit air rendah di wilayah pertanian Kota Pariaman. Selain itu, ia mendorong agar komoditas unggulan daerah dapat dikembangkan hingga menembus pasar nasional maupun internasional.
Yota Balad menegaskan bahwa upaya tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Pariaman dalam memperkuat sektor pertanian melalui pendekatan proaktif, terutama dalam menjamin ketersediaan air serta memperluas lahan produktif guna mengantisipasi kekeringan.
Menurutnya, Kementerian Pertanian memberikan perhatian dan dukungan terhadap daerah yang berkomitmen menjaga ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa pihak kementerian mendorong daerah untuk mengoptimalkan anggaran yang tersedia, bahkan membuka peluang pengajuan tambahan anggaran apabila diperlukan.(da*)


