Notification

×

Iklan

Lonjakan Gagal Ginjal di Kalangan Anak Muda Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026 | 22:44 WIB Last Updated 2026-04-20T15:44:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Meningkatnya kasus gagal ginjal di kalangan usia muda kini menjadi perhatian serius pemerintah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai kondisi tersebut sudah cukup mengkhawatirkan karena jumlah penderitanya terus bertambah.

Ia menjelaskan bahwa penyakit yang sebelumnya lebih banyak dialami oleh lansia, kini justru mulai banyak menyerang kelompok usia produktif. Salah satu faktor pemicunya adalah tingginya konsumsi minuman manis dengan kandungan gula berlebih yang semakin digemari anak muda.

“Sekarang bukan hanya orang tua, tetapi banyak juga anak muda yang terkena gagal ginjal,” ujar Menkes Budi dalam video edukasi yang diunggah di Instagram, dikutip Senin (20/4/2026).

Selain itu, pola makan yang kurang sehat seperti sering mengonsumsi makanan instan, minimnya asupan air putih, serta kurangnya aktivitas fisik juga ikut meningkatkan risiko kerusakan ginjal tanpa disadari.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga membebani negara. Pada tahun 2025, biaya penanganan gagal ginjal tercatat mencapai sekitar Rp13 triliun, dengan kenaikan hingga 400 persen dalam enam tahun terakhir. Hal ini menunjukkan peningkatan jumlah pasien yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan karena banyak penderita muda tidak menyadari gejala awal penyakit, sehingga penanganan sering terlambat dan berujung pada terapi jangka panjang seperti cuci darah.

Pemerintah pun mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini. Perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dinilai sebagai langkah penting untuk menekan angka kasus gagal ginjal sekaligus mengurangi beban biaya kesehatan negara.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update