Padang, Rakyatterkini.com — Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 terus dipacu agar berjalan optimal.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar menetapkan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) akan dilaksanakan pada 9 Mei 2026. Agenda ini bertujuan untuk menetapkan secara final daerah tuan rumah bersama serta cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan KONI Sumbar bersama Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Rakornis dinilai sebagai tahapan penting sebelum masuk ke persiapan teknis penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa hanya daerah dan cabang olahraga yang telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang akan dibahas dalam Rakornis.
Menurutnya, daerah atau cabor yang belum memenuhi kelengkapan dokumen dianggap belum menunjukkan keseriusan untuk terlibat sebagai tuan rumah maupun peserta dalam Porprov.
Adapun batas akhir pengajuan surat pernyataan kesediaan menjadi tuan rumah dari kepala daerah ditetapkan pada 6 Mei 2026. Dokumen ini menjadi syarat utama, termasuk sebagai bentuk komitmen dukungan pembiayaan dari masing-masing daerah.
Sejauh ini, tercatat 12 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama, meskipun sebagian masih belum menyerahkan surat resmi. Sementara itu, 53 cabang olahraga telah menyatakan kesiapan untuk dipertandingkan.
Hasil Rakornis nantinya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran pendukung.
KONI Sumbar terus memperkuat koordinasi dan konsolidasi agar seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Evaluasi dan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan.
Sebelumnya, pada 27 April 2026, panitia telah menggelar rapat persiapan di Kantor KONI Sumbar yang melibatkan SC, OC, serta pihak terkait lainnya, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar.
Rapat tersebut membahas perkembangan persiapan Porprov XVI sekaligus kesiapan pelaksanaan Rakornis.
Selain itu, dukungan pendanaan juga menjadi perhatian. Panitia tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga dan sponsor untuk memperkuat pembiayaan.
Ketua SC Porprov XVI, Prof. Syahrial Bakhtiar, menyebutkan bahwa Porprov memiliki dampak luas, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga terhadap sektor ekonomi daerah seperti UMKM dan pariwisata.
Ia juga menambahkan bahwa ajang ini dapat menjadi sarana bagi daerah dalam menentukan cabang olahraga unggulan serta mempersiapkan atlet menuju Porwil dan Pra-PON.
Sementara itu, Ketua OC, Dr. Septri, mengatakan komunikasi dengan daerah dan cabang olahraga terus dilakukan secara intensif. Ia juga menyebutkan bahwa sistem digitalisasi telah disiapkan untuk mendukung data atlet, cabang olahraga, venue, dan informasi lainnya.
Dari pihak Dispora Sumbar, ditegaskan bahwa Rakornis harus mampu memastikan kesiapan daerah dan cabang olahraga secara menyeluruh, termasuk menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kendala.
Dalam rapat tersebut juga terungkap masih ada beberapa daerah seperti Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Sawahlunto yang belum menyerahkan surat resmi, sementara Kota Padang disebut segera melengkapinya.
Selain itu, rencana pengambilan api Porprov mulai dibahas dan diproyeksikan akan dilaksanakan di Kabupaten Tanah Datar.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KONI Sumbar menargetkan seluruh persoalan penting dapat diselesaikan sebelum Rakornis digelar, sehingga Porprov XVI dapat berlangsung lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.(da*)


