Pasaman, Rakyatterkini.com - Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, angkat bicara terkait polemik yang muncul setelah pernyataan Sekretaris DPRD (Sekwan) Dedi menuai kritik dari kalangan jurnalis di daerah tersebut.
Nelfri menyatakan akan segera meminta penjelasan langsung kepada Sekwan untuk mengetahui secara utuh kronologi dan maksud dari pernyataan yang disampaikan. Hal itu disampaikannya pada Selasa, 7 April 2026.
Menurut Nelfri, langkah klarifikasi penting dilakukan agar persoalan tidak semakin melebar dan menimbulkan kesalahpahaman antara DPRD, Sekretariat DPRD, serta insan pers. Ia menilai seluruh pihak perlu memiliki pemahaman yang sama demi menjaga hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Nelfri menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra DPRD dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang objektif, masyarakat dapat mengetahui berbagai kegiatan, kebijakan, serta kinerja lembaga legislatif secara terbuka dan transparan.
Ia juga menilai bahwa di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini, setiap lembaga publik dituntut untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis dengan media menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Sebelumnya, Sekwan Dedi menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan bahwa dirinya memiliki hak untuk tidak menjalin kerja sama dengan media. Ucapan tersebut memicu tanggapan dari sejumlah wartawan di Kabupaten Pasaman. Bahkan, Dedi juga menyatakan siap menerima segala konsekuensi atas pernyataan yang disampaikannya.
Hingga saat ini, polemik tersebut masih menjadi perhatian berbagai pihak. Banyak yang berharap langkah klarifikasi dari Ketua DPRD dapat memberikan solusi, meredam perbedaan pandangan, serta menjaga hubungan baik antara DPRD Kabupaten Pasaman dan insan pers.(da*)


