
Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menyalurkan Dana Stimulan untuk Pemulihan Isi Hunian serta Bantuan Pemulihan Ekonomi bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang terjadi pada 25 November 2025.
Penyaluran bantuan tersebut resmi dilakukan pada 24 April 2026 dan disalurkan melalui kantor di 20 kecamatan yang ada di wilayah Tapteng.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapteng, Mariati Simanullang, SE, MM, pada Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan Kemensos telah merealisasikan penyaluran tahap pertama Dana Stimulan Isi Hunian dan Bantuan Pemulihan Ekonomi dengan total sebesar Rp56.488.000.000 kepada 7.061 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah tersebut.
“Penyaluran tahap awal ini dilaksanakan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Data penerima bantuan sepenuhnya mengacu pada hasil pendataan, verifikasi, serta validasi resmi dari pemerintah,” ujar Mariati Simanullang.
Ia menambahkan bahwa tidak semua warga terdampak otomatis masuk sebagai penerima bantuan. Apabila ditemukan data yang tidak memenuhi kriteria, maka nama tersebut akan dikeluarkan dari daftar penerima (take down) sehingga bantuan tidak dapat dicairkan.
Menurutnya, keputusan tersebut bersifat final berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang dituangkan dalam berita acara resmi. Proses tersebut melibatkan aparat kecamatan, lurah, serta kepala desa sebagai pihak yang memastikan keabsahan data di lapangan.(da*)

