Notification

×

Iklan

Israel Masih Serang Lebanon Meski Gencatan Senjata Berlaku

Jumat, 17 April 2026 | 17:45 WIB Last Updated 2026-04-17T10:45:00Z

Israel masih menyerang Lebanon meski gencatan senjata telah berlaku

Jakarta, Rakyatterkini.com – Meski kesepakatan gencatan senjata telah dinyatakan berlaku, militer Israel dilaporkan masih tetap melancarkan serangan ke wilayah Lebanon pada Jumat (17/4/2026) dini hari waktu setempat. 

Gencatan senjata tersebut sebelumnya diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai upaya menghentikan konflik yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Kesepakatan penghentian tembak-menembak itu mulai berlaku pada Kamis (16/4/2026) pukul 17.00 waktu Amerika Serikat bagian Timur, atau Jumat (17/4/2026) pukul 06.00 WIB.

Namun, menurut laporan kantor berita pemerintah Lebanon, NNA, pasukan Israel masih menembakkan artileri ke wilayah Kota Khiam dan Debbine di لبنان selatan hanya beberapa menit setelah gencatan senjata resmi dimulai. Bahkan, sekitar setengah jam kemudian, serangan artileri masih terus berlanjut di dua wilayah tersebut.

Tidak hanya itu, aktivitas drone militer Israel juga dilaporkan meningkat di wilayah Rashaya serta kawasan lereng barat Gunung Hermon di bagian tenggara Lebanon. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut.

Sebelumnya, intensitas serangan Israel disebut meningkat menjelang detik-detik berlakunya gencatan senjata. Sekitar 10 menit sebelum waktu yang ditentukan, jet tempur Israel dikabarkan menggempur sedikitnya 11 kota, termasuk Aanqoun, Jbsheet, Kfar Dounin, dan Deir Ez Zahrani, sementara beberapa lokasi lain juga menjadi sasaran tidak lama setelahnya.

Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan untuk menghancurkan peluncur roket milik kelompok Hizbullah sebelum kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku. Sebagai balasan, Hizbullah juga dilaporkan menembakkan roket ke wilayah Israel kurang dari lima menit sebelum gencatan senjata dimulai, serta melakukan serangan terhadap posisi militer Israel di perbatasan dan sekitar Bint Jbeil.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update