Notification

×

Iklan

DPR Dorong Transformasi ID FOOD Perkuat Pangan Nasional

Kamis, 02 April 2026 | 01:15 WIB Last Updated 2026-04-01T18:15:00Z

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, Ghimoyo, beserta jajaran subholding di Gedung DPR RI pada Senin (30/3/2026). 

Agenda pertemuan tersebut mencakup evaluasi kinerja perusahaan sepanjang 2025 serta pembahasan rencana pengembangan bisnis untuk 2026.

Dalam kesempatan itu, Andre menyampaikan bahwa Komisi VI DPR RI mengapresiasi paparan kinerja ID FOOD. Ia juga mendorong perusahaan untuk terus melakukan transformasi bisnis guna memperkuat produksi pangan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Selain itu, Komisi VI menekankan pentingnya peningkatan dukungan operasional terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini dinilai perlu dilakukan melalui penguatan rantai pasok, sistem logistik, serta pendampingan usaha agar ekosistem pangan nasional semakin kokoh hingga ke tingkat desa.

Andre juga mengungkapkan bahwa DPR meminta ID FOOD memperluas kemitraan dengan petani serta pelaku usaha lokal secara nyata. Di sisi lain, efektivitas distribusi nasional perlu ditingkatkan melalui optimalisasi sistem rantai dingin (cold chain), fasilitas pergudangan, dan armada logistik, sehingga kesenjangan harga antarwilayah bisa ditekan.

Lebih lanjut, Komisi VI menilai ID FOOD harus memaksimalkan perannya sebagai pengendali harga pangan dengan indikator kinerja yang jelas dan terukur, terutama dalam menjaga inflasi pangan serta stabilitas komoditas strategis nasional.

Dalam pemaparannya, Ghimoyo menjelaskan bahwa kinerja keuangan perusahaan terus mengalami perbaikan setelah sempat tertekan pada 2021. Kerugian yang sebelumnya mencapai Rp823 miliar berhasil ditekan menjadi Rp298 miliar pada 2022 dan Rp194 miliar pada 2023, meski kembali meningkat menjadi Rp231 miliar pada 2024.

Untuk tahun 2026, ID FOOD menargetkan peningkatan performa keuangan dengan proyeksi pendapatan naik 31 persen menjadi Rp35,9 triliun, dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp27,4 triliun.

Andre menambahkan, Komisi VI DPR RI mendukung upaya penguatan pendanaan bagi ID FOOD, termasuk melalui skema subsidi bunga serta keterlibatan perusahaan dalam program bantuan pangan pemerintah sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update