Notification

×

Iklan

Di Tengah Keterbatasan, Rini Bertahan dan Kejar Wisuda, Uluran Tangan Pun Datang

Minggu, 12 April 2026 | 18:40 WIB Last Updated 2026-04-12T12:29:12Z

Bupati JKA sambangi mahasiswi yatim, Rini Putri Yeni (24), yang tengah berjuang menyelesaikan studi di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Sabtu (11/4/26). | Foto Suger

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Langkah cepat ditunjukkan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat menerima laporan seorang mahasiswi yang tengah berjuang menyelesaikan kuliahnya di tengah keterbatasan ekonomi. 

Tanpa menunggu lama, bantuan langsung disalurkan pada hari yang sama, Sabtu (11/4/2026).

Mahasiswi itu adalah Rini Putri Yeni (24), yang kini tercatat sebagai mahasiswa semester akhir di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. 

Di tengah proses menyusun skripsi, Rini harus menghadapi kenyataan pahit, kehilangan ibu pada 2018 dan ayah pada 2023, membuatnya menjalani hidup seorang diri dengan kondisi ekonomi serba terbatas.

Didampingi Ketua LKKS Padang Pariaman, Nita Azis, Bupati datang langsung menyapa Rini dan membawa bukan hanya bantuan, tetapi juga harapan.

Berdasarkan hasil asesmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) VII Koto, kondisi tempat tinggal Rini tergolong memprihatinkan. Atap rumahnya bocor, sementara untuk kebutuhan sehari-hari, ia masih bergantung pada kakaknya yang telah berkeluarga, termasuk untuk biaya kos.

Namun di balik keterbatasan itu, Rini tetap bertahan. Ia terus melangkah, menuntaskan skripsi yang menjadi gerbang terakhir menuju cita-citanya.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan pun mengalir dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sosial menyerahkan paket sembako dan sandang. 

Secara pribadi, Nita Azis memberikan bantuan Rp1,5 juta, disusul dukungan serupa dari ASPILLA. Sementara itu, Baznas berkomitmen membantu perbaikan rumah Rini melalui program rumah tidak layak huni.

Sejumlah pihak turut hadir, mulai dari anggota DPRD Komisi IV Hengki Kurniawan, hingga unsur kecamatan, nagari, dan kepolisian, menunjukkan kuatnya sinergi dalam membantu warga yang membutuhkan.

Di hadapan Rini, Bupati menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna, jangan menyerah.

“Kamu harus tetap semangat, selesaikan kuliah sampai wisuda. Soal biaya, insyaAllah akan kita bantu dan carikan solusi bersama,” ujar John Kenedy Azis.

Kisah Rini bukan sekadar tentang keterbatasan, tetapi tentang keteguhan dan harapan yang tetap menyala. Di saat hidup terasa berat, hadirnya perhatian dan kepedulian menjadi penguat langkah.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, tetap mendapatkan akses pendidikan dan bantuan sosial. Karena di balik setiap perjuangan seperti Rini, selalu ada harapan yang layak diperjuangkan bersama.(suger) 


IKLAN



×
Berita Terbaru Update