Tanjung Raya, Rakyatterkini.com– Dasawisma Pinang Baririk II yang berada di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, terus melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Lomba Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.
Ajang tersebut dijadwalkan akan digelar pada 28 April 2026.
Dalam beberapa waktu terakhir, persiapan dilakukan secara lebih intensif. Kegiatan ini tidak berjalan sendiri, tetapi mendapat pendampingan langsung dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam yang secara berkelanjutan memberikan arahan serta melakukan evaluasi.
Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penataan administrasi hingga kesiapan di lapangan, agar seluruh indikator penilaian lomba dapat terpenuhi dengan baik. Selain itu, evaluasi rutin juga terus dilakukan untuk memastikan setiap aspek berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Pada Minggu (19/4), Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, turun langsung untuk meninjau dan mengevaluasi kesiapan Dasawisma Pinang Baririk II. Kunjungan ini menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan persiapan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Tujuannya agar kita mengetahui sejauh mana kesiapan yang sudah dilakukan dan apa saja yang masih perlu disempurnakan, sehingga benar-benar siap menghadapi penilaian,” ujarnya.
Evaluasi yang dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan sekretariat dasawisma, pelaksanaan program pada Kelompok Kerja (Pokja) I hingga IV, hingga kondisi kebersihan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.
Menurutnya, kebersihan menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan. Ia berharap area mulai dari pintu masuk kantor nagari hingga lokasi lomba dapat terlihat bersih, rapi, dan tertata.
“Seluruh kawasan harus benar-benar bersih. Jika perlu dilakukan pembersihan menyeluruh agar hasilnya lebih maksimal,” tegasnya.
Selain itu, Ny. Merry juga menekankan pentingnya fokus pada tahap akhir persiapan. Ia meminta agar pada 22 atau 23 April hingga menjelang hari pelaksanaan lomba, seluruh tim lebih berkonsentrasi pada penyempurnaan akhir.
“Hal ini penting agar persiapan kita tidak terkesan terburu-buru atau kurang matang saat menghadapi Lomba Dasawisma Berprestasi tingkat Sumbar tersebut,” tambahnya.(da*)


