Padang, Rakyatterkini.com – Semangat pemberdayaan warga dan inovasi berbasis masyarakat kembali terlihat di Kota Padang. Kelompok Dasawisma Aloe Vera 7 yang berlokasi di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, resmi memasuki tahap penilaian Lomba Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 pada Senin (20/4/2026).
Kunjungan tim penilai provinsi yang dipimpin Ketua TP PKK Sumbar, Harneli Mahyeldi, menjadi momen penting bagi warga setempat. Rombongan tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Ketua TP PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, serta jajaran pemerintah kota.
Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kerja keras Kelompok Dasawisma Aloe Vera 7 yang telah berhasil mewakili Kota Padang di tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya soal meraih penghargaan, tetapi juga sebagai bukti nyata konsistensi dan kerja kolektif masyarakat.
“Kami mempersilakan tim provinsi melakukan penilaian secara menyeluruh. Dari sini kita bisa melihat apakah Dasawisma Aloe Vera 7 memang layak menjadi yang terbaik, sejalan dengan semangat Padang Juara. Harapannya, penilaian ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan kemandirian dasawisma,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, menjelaskan bahwa keberhasilan kelompok ini diraih melalui proses panjang dan berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga menjadi juara di tingkat kota.
Ia juga menyoroti kreativitas anggota dasawisma dalam mengembangkan potensi tanaman lidah buaya di lingkungan sekitar. Menurutnya, kelompok ini tidak hanya membudidayakan, tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai produk bernilai ekonomi.
“Produk olahan mereka cukup beragam, mulai dari stik lidah buaya, permen, puding sehat, minuman segar, bolu, hingga sabun cuci tangan. Ini menunjukkan inovasi yang mampu meningkatkan nilai ekonomi dari potensi lokal,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, menegaskan bahwa lomba dasawisma lebih menekankan pada fungsi evaluasi dan penguatan peran PKK di tingkat masyarakat, bukan semata-mata kompetisi.
“Yang utama adalah bagaimana 10 Program Pokok PKK benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dari situ kita harapkan lahir keluarga yang mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Sekretariat Dasawisma Aloe Vera 7 di RT 02 RW 02, Kelurahan Batu Gadang. Tim penilai memeriksa administrasi, melihat kebun lidah buaya, serta meninjau pemanfaatan lahan pekarangan yang dimanfaatkan untuk berbagai tanaman produktif oleh para anggota dasawisma.(da*)


