Notification

×

Iklan

Wawako Jeffry Hibatullah Konsolidasi Pramuka Saat Buka Puasa, Tegaskan Penguatan Karakter dan Reformasi Manajemen

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:00 WIB Last Updated 2026-03-03T05:00:00Z

Wawako Jeffry Hibatullah buka bersama Kwarcab Sawahlunto. | Foto prokopim 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sawahlunto menggelar buka puasa bersama jajaran pengurus Kwarcab di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Senin (2/3/2026).

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi organisasi untuk mengevaluasi kinerja dan menajamkan arah program kerja Gerakan Pramuka Kota Sawahlunto ke depan.

Dalam pertemuan itu, jajaran pengurus membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari capaian kegiatan tahun sebelumnya, efektivitas pembinaan di tingkat gugus depan (gudep), hingga kebutuhan pembenahan manajemen organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika generasi muda.

Wawako Jeffry Hibatullah menegaskan tantangan Gerakan Pramuka saat ini tidak lagi sebatas pada pelaksanaan kegiatan seremonial, tetapi lebih pada substansi pembinaan karakter dan relevansi program.

“Tantangan kepramukaan hari ini bukan hanya bagaimana kegiatan terlaksana, tetapi bagaimana kualitas pembinaan karakter benar-benar dirasakan manfaatnya oleh generasi muda. Program harus relevan dengan kebutuhan zaman,” tegas Jeffry Hibatullah.

Ia menyoroti pentingnya inovasi kegiatan yang lebih kontekstual, penguatan kapasitas pembina, serta peningkatan kedisiplinan dan komitmen anggota. Menurutnya, Pramuka harus mampu menjadi ruang pembelajaran karakter yang konkret dan terukur.

“Kita perlu inovasi kegiatan yang lebih kontekstual, memperkuat kapasitas pembina, serta memastikan kedisiplinan dan komitmen anggota tetap terjaga. Pramuka harus hadir sebagai solusi pembinaan generasi muda,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut juga terungkap sejumlah dinamika yang dihadapi di lapangan, seperti fluktuasi partisipasi anggota, keterbatasan sarana pendukung kegiatan, serta perlunya pola komunikasi yang lebih efektif antara Kwarcab dan gugus depan di sekolah-sekolah.

Jeffry mengarahkan agar program kerja Pramuka ke depan disusun lebih terukur dengan indikator capaian yang jelas, sehingga setiap kegiatan memiliki dampak nyata dan bisa dievaluasi secara objektif.

“Program kerja harus terukur, memiliki indikator capaian yang jelas, dan selaras dengan agenda pembangunan sumber daya manusia Kota Sawahlunto. Pramuka harus menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter generasi muda daerah,” ujarnya. 

Sebagai kota yang tengah mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), Sawahlunto membutuhkan organisasi kepemudaan yang solid dan visioner. Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, disiplin, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui momentum buka puasa bersama tersebut, diharapkan Gerakan Pramuka Kota Sawahlunto semakin solid secara organisasi, memperkuat sinergi antar pengurus dan gugus depan, serta mampu memberikan dampak nyata dalam pembinaan generasi muda.

Konsolidasi ini sekaligus menjadi langkah awal memperkuat arah kebijakan kepramukaan di Sawahlunto agar lebih terstruktur, modern, dan berorientasi pada hasil. (Benny)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update