Notification

×

Iklan

Tol Palembang–Betung Siap Difungsikan Mudik Lebaran 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 07:32 WIB Last Updated 2026-03-01T00:32:00Z

Tol Palembang–Betung

Palembang, Rakyatterkini.com – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus bergerak maju, dengan beberapa ruas sedang dalam tahap konstruksi dan sebagian lainnya telah rampung. Salah satu yang terbaru adalah ruas Jalan Tol Palembang–Betung.

PT Hutama Karya (Persero) menyatakan siap mengoperasikan Jalan Tol Palembang–Betung secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hingga kini, progres konstruksi tol ini telah mencapai 79,40%, diiringi penguatan koordinasi lintas instansi untuk memastikan keselamatan, kelancaran lalu lintas, dan layanan bagi pengguna jalan.

Meski berstatus fungsional, Hutama Karya menegaskan ruas yang dibuka telah melalui pengecekan ketat dan memenuhi standar keselamatan, sehingga aman dilintasi selama periode operasional.

“Dalam skema fungsional, kami membuka ruas sepanjang kurang lebih 53,2 kilometer, mulai dari STA 42+500 hingga STA 95+700 pada Jalur A dan B. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan memperlancar mobilitas masyarakat saat puncak mudik Lebaran 2026,” ujar Mardiansyah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Untuk mendukung operasional, Hutama Karya menyiapkan Barrier Gate Temporary di STA 41+700 sebagai titik tapping bagi pengguna yang sudah melewati Jalan Tol Kayuagung–Palembang. Selain itu, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) juga tersedia di STA 71+200 di kedua jalur, lengkap dengan utilitas seperti listrik dan air bersih agar layanan optimal.

Perusahaan juga mempercepat penyelesaian konstruksi pada titik-titik kritis yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Penyiapan perangkat transaksi, integrasi sistem di barrier gate, dukungan petugas teknis, serta kendaraan operasional siap siaga memastikan layanan tol berjalan lancar dan tanggap terhadap kondisi darurat.

Dalam hal manajemen lalu lintas, Hutama Karya menempatkan petugas di titik kritis, mengatur arus kendaraan secara efektif, dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga kelancaran perjalanan. Perangkat keselamatan jalan seperti rambu, marka sementara, penerangan, barrier pengaman, dan perlengkapan pendukung lainnya juga dipastikan berfungsi dengan baik.

Informasi kondisi ruas fungsional, arus lalu lintas, akses masuk dan keluar, serta aspek keselamatan akan disampaikan secara real-time melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

“Fungsional Tol Palembang–Betung menjadi bagian dari upaya kami mendukung kelancaran mudik dan balik Lebaran. Kami berkomitmen mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran pengguna jalan melalui kesiapan infrastruktur, personel, dan koordinasi intensif dengan instansi terkait,” tambah Mardiansyah.

Sebelumnya, Hutama Karya bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan telah memantau kesiapan jalur dan TIP untuk memastikan operasional fungsional berjalan optimal.

Hutama Karya menegaskan komitmen mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung agar beroperasi penuh sesuai rencana. Kehadiran tol ini diharapkan memperkuat konektivitas, mempersingkat waktu tempuh dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Jalan Tol Palembang–Betung terdiri dari Seksi 1 (Palembang–Rengas) dan Seksi 2 (Rengas–Pangkalan Balai), dengan panjang total 54,5 kilometer. Proyek ini mencakup dua gerbang tol, simpang susun, jalan utama, dan struktur utama Jembatan Musi V sepanjang 1.684 meter.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update