Padang, Rakyatterkini.com – Komisaris Semen Padang FC (SPFC), Braditi Moulevey, optimis timnya mampu meraih hasil positif saat menghadapi PSBS pada Senin (9/3/2026).
Braditi menekankan, pelatih anyar SPFC harus siap menunjukkan kualitasnya pada laga ini. Menurutnya, meraih tiga poin menjadi keharusan untuk menjaga peluang bertahan di BRI Super League.
Pertandingan yang digelar pukul 20.30 WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menjadi laga debut Imran Nahumarury sebagai nahkoda baru SPFC.
“Sekarang beban besar ada di pundak Imran Nahumarury. Ia dituntut membawa SPFC keluar dari tekanan sekaligus memastikan tim tetap bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia,” ujar Braditi pada Sabtu (7/3/2026) malam.
Braditi menyebutkan, pengalaman Imran di sepakbola nasional menjadi alasan besar mereka menaruh harapan padanya.
Sebelumnya, Imran sukses membawa Malut United promosi dari Liga 2 ke Liga 1, bahkan berhasil mengantarkan klub asal Maluku Utara itu finis di peringkat tiga klasemen musim lalu.
“Dengan rekam jejak tersebut, kami berharap Imran mampu membawa Semen Padang FC meraih kemenangan di sisa pertandingan musim ini,” tutur Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) ini.
Saat ini, SPFC masih memiliki 10 pertandingan tersisa di BRI Super League 2025/2026. Braditi menyebut, tim setidaknya membutuhkan tujuh kemenangan untuk memastikan tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
Target ini membuat tugas Imran cukup menantang. Namun, jika berhasil menjaga SPFC tetap bertahan di kompetisi tertinggi, peluang bagi Imran untuk dipermanenkan sebagai pelatih kepala terbuka lebar. “Keputusan akan bergantung pada evaluasi manajemen klub,” tambahnya.
Imran Nahumarury bukan sosok baru di sepakbola Indonesia. Mantan gelandang Tim Nasional Indonesia era 2000-an ini melanjutkan kariernya sebagai pelatih setelah pensiun.
Dalam perjalanan kepelatihannya, ia pernah menangani beberapa klub Liga 1, termasuk PSIS Semarang dan Dewa United. Prestasi terbesarnya adalah membawa Malut United promosi ke Liga 1 pada musim 2024/2025.
Laga kontra PSBS Biak diprediksi menjadi ujian awal bagi Imran bersama SPFC. Para pendukung Kabau Sirah kini menunggu bagaimana sentuhan pertama Imran di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia.(da*)


