Notification

×

Iklan

Liburan Rudi ke Bukittinggi Terjebak Macet Panjang

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:04 WIB Last Updated 2026-03-24T22:04:00Z

Delapan Jam Menembus Macet ke Bukittinggi, Liburan Rudi Jadi Perjalanan Wisata yang Melelahkan

Padang, Rakyatterkini.com – Liburan singkat Rudi (39) dari Bandar Buat, Kota Padang, bersama keluarga ke Bukittinggi berubah menjadi perjalanan panjang karena kemacetan di jalur wisata.

Rudi berangkat dari rumah sejak pagi dengan harapan tiba lebih cepat di Bukittinggi. Perjalanan yang biasanya hanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam, kali ini menjadi berbeda.

Awal perjalanan dari Kota Padang terasa lancar, terutama ketika Rudi melewati jalur Tol Padang–Sicincin untuk mempercepat perjalanan menuju Padang Panjang. Arus kendaraan di tol masih normal, membuat Rudi optimistis perjalanan akan mulus.

Namun setelah keluar dari tol, kepadatan kendaraan mulai terlihat. Banyak pengendara dari berbagai daerah memadati jalan utama menuju Padang Panjang, sehingga perjalanan mulai tersendat. Antrean kendaraan semakin panjang, dan laju mobil melambat drastis.

Kemacetan bertambah parah saat memasuki Padang Panjang, di mana kendaraan hanya bisa bergerak beberapa meter setiap beberapa menit. Kepadatan tetap terjadi hingga jalur menuju Bukittinggi, akibat tingginya jumlah wisatawan yang berlibur. Beberapa kali kendaraan harus berhenti cukup lama karena arus yang padat, membuat pengendara harus ekstra sabar.

Rudi mengungkapkan perjalanan yang biasanya tiga jam menjadi delapan jam sebelum akhirnya sampai di Bukittinggi. “Biasanya cepat sampai, tapi kali ini benar-benar macet,” ujarnya, Selasa (24/3). Meski melelahkan, Rudi tetap berusaha menikmati perjalanan dengan menikmati pemandangan perbukitan di sepanjang jalan.

Sementara itu, kepolisian telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurangi kepadatan. Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan bahwa sistem rekayasa lalu lintas berupa one way masih diterapkan di jalur Padang–Padang Panjang–Bukittinggi.

“Kenaikan volume kendaraan di jam tertentu membuat pengaturan arus satu arah perlu dilakukan agar kemacetan panjang bisa dihindari,” jelasnya. Ia juga mengimbau pengendara memperhatikan jadwal pemberlakuan sistem one way sebelum melintas.

Rekayasa lalu lintas berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026. Untuk kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi, sistem satu arah diberlakukan dari Simpang Tiga Sicincin hingga Simpang Padang Luar Padang Panjang pukul 10.00–14.00 WIB. Setelah itu, arus dari Bukittinggi ke Padang diberlakukan pukul 14.00–18.00 WIB.

Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar menurunkan puluhan tim pengurai kemacetan yang patroli setiap hari di jalur Padang–Padang Panjang–Bukittinggi. Petugas juga ditempatkan di titik strategis untuk memastikan arus tetap lancar dan membantu mengurai kepadatan.

Kepolisian mengimbau pengendara mengikuti arahan petugas serta menyesuaikan waktu keberangkatan agar terhindar dari kemacetan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus kendaraan di jalur Padang–Bukittinggi dapat lebih lancar dan aman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update