Pariaman, Rakyatterkini.com – Kasat Intelkam Polres Pariaman, AKP Andri Widyawati, memberikan teguran tegas kepada petugas penyeberangan di dermaga menuju Pulau Angso Duo akibat pengabaian prosedur keselamatan bagi wisatawan.
Insiden ini terungkap saat AKP Andri melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dermaga penyeberangan Pantai Gandoriah. Dalam rekaman video yang beredar, ia menyoroti kelalaian petugas yang tidak mewajibkan penumpang memakai pelampung sebelum kapal diberangkatkan.
“SOP sudah jelas, harus dijalankan. Kita tidak pernah tahu musibah akan terjadi kapan, apalagi saat menggunakan kapal,” tegas AKP Andri, seperti dikutip dari infosumbar dengan izin pihak berwenang, Selasa (24/3).
Ia menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah utama untuk mengurangi risiko kecelakaan di laut. Oleh karena itu, AKP Andri meminta petugas lebih tegas dan aktif dalam mengingatkan wisatawan mengenai keselamatan.
“Sebelum naik kapal, pastikan semua wisatawan memakai pelampung dan beri imbauan keselamatan,” tambahnya.
Ketegasan ini juga berkaitan dengan status Pulau Angso Duo sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Kota Pariaman. Terlebih pada libur Lebaran, jumlah pengunjung yang datang untuk menikmati pasir putih dan berziarah ke Makam Panjang Syekh Katik Sangko meningkat signifikan.
Pulau seluas 5,13 hektar ini dapat dicapai dalam 10–15 menit menggunakan perahu wisata, dengan tarif Rp30.000 hingga Rp50.000 per orang.
Otoritas setempat menegaskan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Mengingat kondisi cuaca di perairan Pariaman yang cepat berubah, kepatuhan terhadap SOP, termasuk pemakaian pelampung dan pemantauan gelombang, menjadi keharusan dalam setiap operasional penyeberangan.(da*)


