Notification

×

Iklan

Indonesia Tunda Pengiriman Pasukan ke Gaza

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:44 WIB Last Updated 2026-03-18T14:44:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan bahwa rencana pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke wilayah Gaza untuk sementara waktu ditunda. Selain itu, pembahasan terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) juga belum dilanjutkan.

Juru Bicara Kemlu, Nabyl A. Mulachela, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas kabar mengenai rencana penempatan pasukan internasional di Jalur Gaza yang disebut-sebut akan dimulai pada Mei 2026. Ia menegaskan bahwa pengiriman personel dari Indonesia belum akan dilakukan dan diskusi terkait BoP masih dihentikan sementara.

Sebelumnya, media penyiaran Israel, KAN, melaporkan adanya rencana penempatan pasukan internasional, termasuk sekitar 5.000 personel dari Indonesia, di wilayah Rafah, Gaza bagian selatan, mulai 1 Mei. Penempatan tersebut disebut akan diperluas ke area lain secara bertahap.

Menanggapi hal itu, Nabyl menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam misi Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) tetap berada di bawah kendali pemerintah nasional. Pelaksanaan misi juga harus mengacu pada mandat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 (2025), prinsip politik luar negeri bebas dan aktif, kepentingan nasional, serta ketentuan hukum internasional.

Sebelumnya, pada 6 Maret 2026, Kemlu RI juga telah menunda pembahasan BoP setelah meningkatnya ketegangan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Juru Bicara Kemlu lainnya, Yvonne Mewengkang, menyebutkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah sekaligus memastikan keamanan warga negara Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia untuk sementara belum akan berpartisipasi dalam pengiriman pasukan internasional ke Gaza hingga situasi memungkinkan dan sesuai dengan mandat PBB serta kepentingan nasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update