![]() |
| Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, melakukan takziah ke rumah duka keluarga Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno |
Jakarta, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melakukan takziah ke rumah duka keluarga Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2026). Kehadiran Gubernur menjadi wujud penghormatan sekaligus ungkapan duka cita atas berpulangnya almarhum.
Kunjungan ini juga menegaskan rasa empati Pemerintah Provinsi Sumbar dan masyarakat terhadap sosok Try Sutrisno, yang dikenal sebagai tokoh nasional dengan pengabdian panjang di bidang militer dan pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi mendoakan agar almarhum ditempatkan di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi kehilangan. Ia juga mengenang kedekatan khusus almarhum dengan masyarakat Sumbar, yang pernah berinteraksi langsung dengan almarhum saat beliau bertugas di daerah ini. Try Sutrisno dikenal ramah, santun, dan peduli terhadap warga.
Turut mendampingi Gubernur Mahyeldi dalam takziah tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar, Mursalim, serta Kepala Badan Penghubung, Aschari.
Di rumah duka, Gubernur diterima oleh istri almarhum, Tuti Sutiawati. Dalam suasana haru, Ibu Tuti mengenang momen ketika Try Sutrisno menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan melakukan kunjungan ke Sumatera Barat.
Menurutnya, almarhum sangat terkesan dengan sambutan hangat masyarakat, terutama ibu-ibu yang mengenalnya sejak menjadi taruna Akademi Militer dan menjalani latihan di daerah tersebut.
Meskipun peristiwa itu terjadi puluhan tahun lalu, masyarakat Sumbar tetap mengingat almarhum dengan hangat, menunjukkan kuatnya ikatan emosional antara Try Sutrisno dan warga Minangkabau.
Kehangatan ini sejalan dengan nilai kebersamaan dan filosofi “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” yang dijunjung tinggi masyarakat setempat.
Ibu Tuti juga menyampaikan permohonan maaf apabila almarhum pernah melakukan kesalahan selama berinteraksi di Sumatera Barat. Ia menambahkan pesan almarhum semasa hidup, agar setiap orang selalu berhati-hati dalam berkata-kata dan senantiasa berbuat baik, karena setiap kebaikan akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.
Sementara itu, Riko Tanjung, salah satu pengawal pribadi almarhum yang turut memandikan jenazah, mengungkapkan bahwa wajah almarhum tampak tenang dan bersih. Ketenangan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir, mencerminkan sosok Try Sutrisno yang sederhana, santun, dan penuh pengabdian sepanjang hidupnya.(da*)


