Notification

×

Iklan

Dua Personel UNIFIL Tewas di Lebanon Selatan

Selasa, 31 Maret 2026 | 02:09 WIB Last Updated 2026-03-30T21:10:32Z

Misi perdamaian PBB di Lebanon UNIFIL 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon, UNIFIL, melaporkan kembali jatuhnya korban jiwa dari pihak mereka. Dua personel dilaporkan tewas saat menjalankan tugas di wilayah Lebanon Selatan. Peristiwa ini menjadi serangan kedua yang menimpa pasukan penjaga perdamaian PBB dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Sebelumnya, seorang prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan artileri yang diduga dilancarkan pasukan Israel di sekitar Desa Adchit Al Qusayr pada Minggu malam.

Dalam insiden terbaru tersebut, dua personel tambahan juga mengalami luka, dengan salah satunya dalam kondisi serius.

Pihak UNIFIL menegaskan bahwa tidak seharusnya ada korban jiwa dalam misi perdamaian. Mereka juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga, sahabat, dan rekan para personel yang gugur dalam tugas.

Untuk mengungkap kronologi kejadian secara pasti, UNIFIL saat ini tengah melakukan penyelidikan.

Selain itu, mereka menyerukan kepada semua pihak yang terlibat agar mematuhi ketentuan hukum internasional, serta menjamin keamanan dan keselamatan seluruh personel maupun aset milik PBB. UNIFIL juga mengingatkan agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan pasukan penjaga perdamaian.

Lebih lanjut ditegaskan, serangan yang secara sengaja menyasar penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional serta Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701, dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update