Notification

×

Iklan

Bintan Bangun Sumur Bor Atasi Kekeringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:14 WIB Last Updated 2026-03-31T03:14:00Z

Pemkab Bintan Siapkan Solusi Air Bersih Berkelanjutan

Jakarta,  Rakyatterkini.com— Pemerintah Kabupaten Bintan terus mengambil langkah serius untuk menanggulangi kekeringan yang telah berlangsung lebih dari sebulan. Selain memberikan bantuan air bersih sebagai penanganan darurat, pemerintah daerah kini menyiapkan strategi jangka panjang untuk memastikan pasokan air tetap tersedia.

Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, menekankan bahwa respons cepat tetap menjadi prioritas, tetapi harus diimbangi dengan perencanaan matang untuk masa depan. 

Hal ini disampaikan saat meninjau fasilitas pengolahan air di Seri Kuala Lobam, Senin (30/03).

Ronny menambahkan, pemerintah tengah memetakan sumber air baku yang ada serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencegah kekeringan serupa terjadi kembali.

Usai peninjauan, dilakukan rapat terbatas bersama sejumlah pihak terkait. Hasilnya, diputuskan pembangunan sumur bor beserta fasilitas penampungan di tiga wilayah terdampak, yaitu Kelurahan Tanjung Permai, Kelurahan Teluk Lobam, dan Desa Teluk Sasah. Wilayah ini mengalami gangguan pasokan air karena sistem penyediaan air minum setempat sempat berhenti beroperasi.

Rencana tersebut telah disetujui Bupati Bintan dan ditargetkan bisa segera dilaksanakan. Pemerintah berharap sumur bor ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu kurang lebih dua minggu.

Sementara pembangunan berlangsung, distribusi air bersih akan tetap dilakukan oleh OPD didukung pihak swasta agar kebutuhan warga tetap terpenuhi. Sumur bor yang dibangun nantinya akan menjadi sumber air bersih gratis 24 jam bagi masyarakat. Untuk tahap awal, lokasi pembangunan difokuskan di sekitar kantor kelurahan dan desa agar mudah diakses.

Pemkab Bintan juga mempertimbangkan penambahan titik sumur bor baru jika dibutuhkan, khususnya di wilayah yang sulit menjangkau lokasi yang telah ditentukan. Kajian lapangan segera dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi dari sisi lahan dan aspek teknis lainnya.

Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah berencana meneliti potensi pemanfaatan sumber air dari waduk yang ada, termasuk waduk di Kampung Limau, Desa Busung, yang dinilai memiliki kapasitas dan kualitas air yang memadai untuk menjadi sumber air baku.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah berharap dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update