Notification

×

Iklan

Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat di Bakauheni

Rabu, 25 Maret 2026 | 00:45 WIB Last Updated 2026-03-24T17:45:00Z

Suasana saat sejumlah kendaraan pemudik arus balik Pelabuhan Bakauheni, Lampung. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat meningkat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sejak H+2 atau Senin (23/3), baik untuk penumpang maupun kendaraan.

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan bahwa lonjakan trafik telah terpantau sejak Minggu (22/3) hingga sore hari Senin. Hal ini mencakup pergerakan penumpang pejalan kaki dan kendaraan yang melintasi pelabuhan.

“Peningkatan arus ini menunjukkan tren arus balik sudah mulai berjalan. Kami memastikan semua layanan siap menghadapi puncak arus balik,” ujar Partogi.

Data Posko Bakauheni dalam 24 jam terakhir menunjukkan sebanyak 146 perjalanan kapal dengan total 51.751 penumpang, meningkat 30,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah kendaraan juga meningkat menjadi 14.094 unit atau naik 45,3 persen.

Kenaikan terbesar terlihat pada sepeda motor dengan 5.248 unit (naik 59,4 persen), disusul mobil penumpang 7.407 unit (naik 27,9 persen). Kendaraan logistik mencapai 1.202 unit atau melonjak 189,6 persen, sementara bus tercatat 237 unit (naik 19,7 persen).

Partogi menegaskan bahwa operasional penyeberangan berjalan lancar berkat koordinasi antara berbagai pihak terkait.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus, pihak pelabuhan menerapkan skema pengalihan kendaraan. Arus menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni melayani penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VIA, sedangkan kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB diarahkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu. Kendaraan logistik dengan sumbu besar diminta menunggu di buffer zone dan rest area agar lalu lintas tetap lancar.

“Arus kendaraan masih dalam kapasitas yang tersedia. Kedatangan kendaraan relatif merata sehingga proses bongkar muat kapal berjalan cepat,” kata Partogi.

Selain itu, pengelolaan dermaga dilakukan secara fleksibel dengan penerapan multi-dermaga, sehingga distribusi penumpang dan kendaraan tetap merata meski volume meningkat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update